Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ray-Ban Stories Smart Glasses: Ketika Fashion Bertemu Teknologi

Sabineblog.com - Brand kacamata asal Amerika, Ray-Ban atau yang juga dikenal sebagai ‘Facebook Glasses’, merupakan sebuah kacamata yang cukup menarik. Singkatnya, kacamata ini selain untuk fashion, ia juga bisa memainkan file audio, mengambil gambar, dan merekam video.

fitur ray-ban stories smart glassess

Sekilas produk kacamata hasil kolaborasi dengan media sosial Facebook ini terlihat keren, bukan? Namun, seberapa hebatnya kacamata ini? Apakah kacamata Ray-Ban Stories Smart Glasses cukup unggul untuk menjadi kacamata yang lebih dari sekadar item fashion?

Apa itu Ray-Ban Stories Smart Glasses?

Ray-Ban Stories Smart Glasses adalah sebuah kacamata pintar yang memberikan penggunanya cara baru dalam merekam momen dalam bentuk foto maupun video. Tak hanya itu, kacamata ini juga dapat digunakan untuk share momen penting, mendengarkan musik, serta bertelepon. Lebih lengkapnya, kacamata ini akan membantu pengguna untuk berkomunikasi lebih baik dengan orang-orang tersayang,

Desain dan Warna Ray-Ban Stories Smart Glasses

Seperti yang kita tahu, desain kacamata Ray-Ban memang selalu terlihat cantik dan menawan, tak terkecuali untuk koleksi Ray-Ban Stories Smart Glasses ini. Ray-Ban Stories Smart Glasses hadir dalam beragam Desain khas kacamata Ray-Ban, yaitu Wayfarer, Wayfarer Large, Round, dan Meteor.

Kolaborasi brand kacamata yang berdiri sejak 1937 ini menjangkau lebih dari sekadar bentuk bingkainya. Namun juga dengan lensa yang dapat disesuaikan, ada clear, sun, transition, dan pilihan lensa resep. Tecatar, ada kurang lebih 20 model dengan pilihan warna lensa, biru, hitam, hijau, dan cokelat.

Kacamata Ray-Ban Stories Glasses dibekali dengan sebuah kotak yang berfungsi untuk mengisi daya kacamata. Kotak ini juga dapat diisi daya dengan kabel USB-C. Baik kacamata maupun kotaknya terasa lebih berat dan tebal dibandingkan produk kacamata pada umumnya.

Meskipun terasa berat dan tebal, Ray-Ban Stories Smart Glasses ini tetap terasa ringan di wajah dan cukup ringkas untuk dimasukkan ke dalam tote bag atau tas ransel. Benar-benar terasa seperti kacamata biasa dengan fitur yang lebih canggih.

Waktu pengisian daya yang dibutuhkan Ray-Ban Stories Glasses sekitar satu sampai tiga jam dengan kotak kacamatanya. Ada juga indikator baterai di dalam aplikasi. Dalam sekali pengisian daya dapat digunakan hingga 6 jam. Namun, sekali lagi, itu tergantung pada pemakaian individu.

Fitur Ray-Ban Stories Smart Glasses

fitur kacamata ray-ban smart glasses

Bukan kacamata pintar namanya jika tidak memiliki beragam fitur canggih. Ray-Ban Stories Smart Glasses memiliki dua kamera beresolusi 5MP dengan kualitas gambar dan video yang cukup baik. Di sebelah kamera terdapat indikator LED dan tombol power di bagian belakang kacamata.

Kemudian terdapat speaker dan built-in mikrofon yang dapat mengaktifkan fitur Facebook Assistant sehingga dapat mengambil gambar dengan perintah suara. Selain itu, juga bisa untuk bertelepon, mendengarkan musik atau podcast kesayangan.

Bagian luar dari tiap gagang juga tergolong sensitif sehingga bisa digunakan untuk mengontrol musik (sekali untuk pause, dua kali untuk melompati lagu), atau mengatur volume dengan menggerakkan jari ke depan atau belakang gagang.

Harga Ray-Ban Stories Glasse

Ray-Ban Stories Glasses dijual ke pasaran dengan harga mulai dari 299 Poundsterling atau sekitar 5 jutaan rupiah. Khusus untuk lensa jenis transition, harganya meningkat jadi 379 Poundsterling atau 7 juta rupiah. Untuk lensa resep, harganya sekitar 9 juta rupiah. Namun meski demikian, hingga saat ini belum ada kabar kapan Ray-Ban Stories Smar Glasses akan resmi dijual di Indonesia.