Spek POCO F4 GT: Review Lengkap HP Gaming Flagship Terjangkau
Mencari ponsel gaming dengan performa flagship tapi harga tidak selangit? Spek POCO F4 GT menawarkan solusi menarik dengan chipset teratas, sistem pendingin canggih, dan fitur gaming eksklusif yang jarang ditemukan di ponsel lain. Ponsel ini hadir sebagai jawaban bagi gamers yang menginginkan pengalaman bermain maksimal tanpa harus merogoh kocek puluhan juta.

Xiaomi POCO F4 GT bukan sekadar ponsel biasa dengan tambahan label gaming. Ponsel ini dirancang dari awal dengan fokus pada gaming serius melalui berbagai inovasi unik seperti tombol pemicu magnetik yang muncul, sistem pendingin berlapis, dan pengisian daya super cepat 120W. Kombinasi hardware kelas atas dengan harga kompetitif menjadikan POCO F4 GT pilihan menarik di segmen gaming tahun peluncurannya.
Mengenal Xiaomi POCO F4 GT
HP Poco F4 GT keluaran tahun berapa? Ponsel ini resmi diumumkan pada 26 April 2022 dan mulai tersedia di pasar global termasuk Indonesia pada akhir April hingga Juni 2022. POCO F4 GT merupakan bagian dari seri F4 yang juga mencakup POCO F4 standar dengan spesifikasi berbeda.
Sejarah Peluncuran:
POCO F4 GT diluncurkan sebagai varian gaming dari lini F4 Series. Berbeda dengan POCO F4 reguler yang menggunakan Snapdragon 870, varian GT ini langsung membawa chipset flagship terbaru saat itu yaitu Snapdragon 8 Gen 1.
Peluncuran global dilakukan melalui acara virtual pada April 2022 dengan tagline “The Apex of Power”. POCO menyasar pasar gaming yang terus berkembang dengan memberikan alternatif lebih terjangkau dibanding merek gaming khusus seperti ROG Phone atau Black Shark.
Di Indonesia, POCO F4 GT resmi masuk pada Juni 2022 dengan harga peluncuran Rp 8.999.000 untuk satu varian 12GB/256GB. Harga ini cukup kompetitif mengingat spesifikasi flagship yang dibawa.
Target Pasar:
Gamers Serius: Dengan tombol pemicu fisik dan spesifikasi tinggi, target utama adalah pemain game mobile yang kompetitif terutama shooter dan MOBA.
Enthusiast Teknologi: Yang menginginkan chipset teratas dengan harga lebih rendah dari flagship utama seperti Samsung Galaxy S atau Xiaomi flagship.
Content Creator Gaming: Streamer dan pembuat konten gaming yang butuh perangkat mumpuni untuk rekam gameplay berkualitas tinggi.
Power User: Pengguna yang menjalankan aplikasi berat dan multitasking ekstrem.
Positioning Produk:
POCO F4 GT diposisikan sebagai flagship killer dengan fokus gaming. Harganya jauh di bawah flagship mainstream namun membawa spesifikasi setara bahkan lebih dalam aspek tertentu seperti kecepatan charging.
Brand POCO sendiri merupakan sub-brand Xiaomi yang fokus pada value for money dengan target pasar anak muda dan enthusiast yang menginginkan spesifikasi tinggi tanpa embel-embel premium yang tidak penting.
Spek POCO F4 GT Lengkap
Berikut adalah rincian mendetail dari seluruh aspek spesifikasi POCO F4 GT.
Desain dan Material
Dimensi dan Bobot:
POCO F4 GT memiliki dimensi 162.5 x 76.7 x 8.5 mm dengan berat 210 gram. Ukuran ini tergolong besar dan berat untuk standar ponsel modern, namun wajar mengingat baterai besar dan sistem pendingin kompleks di dalamnya.
Bobot 210 gram terasa substantial di tangan memberikan kesan kokoh dan premium. Namun untuk penggunaan satu tangan atau gaming lama, bisa sedikit melelahkan terutama untuk tangan kecil.
Material dan Build Quality:
Depan: Kaca Corning Gorilla Glass Victus yang merupakan generasi terkuat dari Gorilla Glass saat peluncuran. Proteksi terhadap goresan dan benturan sangat baik.
Belakang: Kaca dengan finishing glossy atau matte tergantung varian warna. Material kaca memberikan kesan premium namun mudah kotor sidik jari.
Frame: Aluminium yang kokoh dan memberikan struktur kuat. Frame aluminium juga membantu disipasi panas.
Build quality sangat solid tanpa creaking atau flex saat ditekan. Celah antar panel rapat dan presisi tinggi menunjukkan quality control bagus.
Pilihan Warna:
Stealth Black: Hitam dengan finishing glossy yang sleek dan profesional.
Knight Silver: Perak metalik dengan aksen gaming subtle.
Cyber Yellow: Kuning cerah dengan desain futuristik yang berani dan eye-catching. Warna signature yang paling gaming-centric.
Semua varian memiliki desain belakang dengan line geometris dan logo POCO yang menonjol. Ada juga aksen LED RGB di sekitar modul kamera yang bisa menyala dengan berbagai pola.
Fitur Unik – Tombol Pemicu Magnetik:
Ini adalah fitur paling ikonik dari POCO F4 GT. Di sisi kanan dan kiri atas ponsel, terdapat tombol pemicu fisik yang bisa muncul secara mekanis saat diaktifkan.
Tombol menggunakan sistem magnetik pop-up yang halus dan responsif. Saat diaktifkan, tombol keluar dengan suara klik yang memuaskan. Saat dinonaktifkan, tombol masuk kembali rata dengan bodi.
Tombol ini fully customizable dan bisa dipetakan ke berbagai fungsi dalam game seperti aim, shoot, skill, atau jump. Sangat berguna untuk game shooter seperti PUBG Mobile atau Call of Duty Mobile.
Mekanisme magnetik sangat awet dengan rating hingga 1 juta kali aktivasi. Desainnya juga tahan debu dan percikan air meski tidak waterproof penuh.
Layar POCO F4 GT – Apakah LCD atau AMOLED?
Pertanyaan umum adalah Poco F4 GT LCD atau bukan. Jawabannya adalah TIDAK. POCO F4 GT menggunakan panel AMOLED, bukan LCD.
Spesifikasi Layar:
Jenis Panel: AMOLED dengan support 1 miliar warna dan teknologi HDR10+ untuk konten video premium dengan kontras tinggi dan warna akurat.
Panel AMOLED memberikan keunggulan warna hitam sempurna karena piksel bisa mati sepenuhnya. Kontras ratio infinite menciptakan visual yang lebih immersive terutama untuk game dan film.
Ukuran: 6.67 inci dengan rasio layar terhadap bodi sekitar 86.2 persen. Ukuran ini ideal untuk gaming dan multimedia tanpa terlalu sulit digenggam.
Resolusi: 1080 x 2400 piksel dengan aspect ratio 20:9. Kepadatan piksel mencapai 395 ppi yang menghasilkan ketajaman excellent untuk semua konten.
Resolusi Full HD+ adalah pilihan tepat untuk gaming karena lebih ringan dibanding QHD namun tetap tajam. Ini juga membantu GPU mencapai frame rate lebih tinggi.
Refresh Rate: 120Hz dengan dukungan adaptive yang bisa turun ke 60Hz, 90Hz, atau 120Hz tergantung konten untuk menghemat baterai.
Refresh rate 120Hz membuat scrolling sangat mulus dan responsif. Untuk gaming, banyak game mendukung 90Hz atau 120Hz yang memberikan advantage kompetitif dengan visual lebih smooth.
Touch Sampling Rate: 480Hz yang luar biasa tinggi. Ini berarti layar membaca sentuhan 480 kali per detik, menghasilkan respons super cepat dan akurat.
Touch sampling rate tinggi sangat penting untuk gaming kompetitif dimana setiap milidetik penting. Saat menggunakan tombol pemicu, combined touch sampling bisa mencapai 720Hz.
Kecerahan:
Typical: 500 nits untuk penggunaan normal
HBM (High Brightness Mode): 800 nits untuk visibilitas outdoor maksimal
Peak: Hingga 1300 nits untuk konten HDR
Kecerahan 800 nits memastikan layar tetap jelas terbaca bahkan di bawah sinar matahari langsung. Ini penting untuk gaming outdoor atau menonton konten saat traveling.
Proteksi Layar:
Corning Gorilla Glass Victus melindungi layar dari goresan dan benturan. Victus adalah generasi terkuat yang bisa bertahan dari jatuh hingga 2 meter ke permukaan keras.
Meski sudah kuat, tetap disarankan menggunakan tempered glass untuk perlindungan ekstra terutama jika sering gaming intensif dengan tombol fisik.
Fitur Tambahan Layar:
Dolby Vision: Support konten dengan dynamic metadata untuk kualitas HDR terbaik
DC Dimming: Reduksi flicker saat brightness rendah untuk mengurangi kelelahan mata
Reading Mode: Filter cahaya biru dan adjustment warna untuk membaca nyaman
Color Scheme: Berbagai profil warna seperti Vivid, Standard, atau Custom dengan adjustment temperatur
POCO F4 GT Processor – Poco F4 GT Snapdragon berapa?
Poco F4 GT Snapdragon berapa? adalah pertanyaan krusial karena menentukan performa keseluruhan.
Chipset: Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1 dengan kode model SM8450
Proses Fabrikasi: 4nm dari Samsung Foundry yang lebih efisien dibanding generasi 5nm sebelumnya. Fabrikasi 4nm menghasilkan transistor lebih padat dengan konsumsi daya lebih rendah dan panas lebih sedikit.
Arsitektur CPU:
Octa-core dengan konfigurasi 1+3+4:
1 x 3.00 GHz Cortex-X2: Prime core dengan performa tertinggi untuk task berat
3 x 2.50 GHz Cortex-A710: Performance cores untuk multitasking dan gaming
4 x 1.80 GHz Cortex-A510: Efficiency cores untuk task ringan dan battery saving
Konfigurasi ini memberikan skalabilitas excellent dari task ringan browsing hingga gaming berat dengan alokasi core yang cerdas.
Performa CPU:
Snapdragon 8 Gen 1 adalah flagship chipset Qualcomm tahun 2022 yang juga digunakan di Samsung Galaxy S22, OnePlus 10 Pro, dan flagship lainnya.
Single-core performance meningkat sekitar 20 persen dari Snapdragon 888. Multi-core performance naik sekitar 30 persen dengan efisiensi daya 25 persen lebih baik.
Keunggulan Snapdragon 8 Gen 1:
- Support 5G modem terintegrasi generasi terbaru
- AI Engine dengan 4x performa AI processing
- ISP canggih untuk fotografi komputasional
- Quick Charge dan fast charging support
- Support display QHD+ 144Hz atau 4K 60Hz
- AV1 codec untuk streaming video efisien
GPU – Adreno 730:
POCO F4 GT processor dilengkapi dengan Adreno 730, GPU flagship dari Qualcomm.
Performa GPU:
Adreno 730 menawarkan peningkatan performa grafis sekitar 30 persen dibanding Adreno 660 generasi sebelumnya. Efisiensi daya juga naik 25 persen sehingga bisa sustain performa tinggi lebih lama tanpa throttling.
Fitur Grafis:
Snapdragon Elite Gaming: Suite fitur gaming eksklusif Qualcomm termasuk:
- Variable Rate Shading untuk efisiensi rendering
- Game Quick Touch untuk touch latency lebih rendah
- Adreno Frame Motion Engine untuk smooth frame rate
- Game Color Plus untuk saturasi warna enhanced
Vulkan API: Support Vulkan 1.1 untuk game modern dengan overhead rendah
OpenGL ES 3.2: Kompatibilitas dengan game lama
Ray Tracing: Limited hardware-accelerated ray tracing untuk efek pencahayaan realistis di game tertentu
HDR Gaming: Support mobile HDR gaming untuk visual lebih kaya
Performa Gaming:
Dengan Adreno 730, POCO F4 GT mampu menjalankan semua game mobile bahkan yang paling demanding dengan setting maksimal:
Genshin Impact: 60 FPS di setting high dengan occasional drop ke 55 FPS
PUBG Mobile: 90 FPS smooth di setting Ultra
Call of Duty Mobile: 120 FPS di setting Very High
Mobile Legends: 120 FPS locked di setting maksimal
Honkai Star Rail: 60 FPS stabil
Asphalt 9: 60 FPS konsisten
Memori dan Penyimpanan
POCO F4 GT hadir dalam satu konfigurasi memori untuk pasar Indonesia:
RAM: 12GB LPDDR5
LPDDR5 adalah generasi terbaru RAM mobile dengan kecepatan hingga 6400 Mbps. Ini jauh lebih cepat dari LPDDR4X dan memberikan bandwidth lebih tinggi untuk multitasking dan gaming.
Dengan 12GB RAM, POCO F4 GT bisa menjalankan puluhan aplikasi background tanpa reload. Gaming sambil streaming atau recording tidak akan mengalami lag atau stutter.
RAM Extension: Tidak ada informasi clear tentang virtual RAM, namun sistem MIUI umumnya punya RAM optimization yang baik.
Storage: 256GB UFS 3.1
UFS 3.1 adalah storage mobile tercepat saat peluncuran dengan:
- Kecepatan baca sequential hingga 2100 MB/s
- Kecepatan tulis sequential hingga 1200 MB/s
- Random read/write jauh lebih cepat dari UFS 2.2
Kecepatan storage ini membuat:
- Loading game super cepat
- Install aplikasi hampir instant
- Transfer file sangat smooth
- Boot time ponsel hanya beberapa detik
Kapasitas Tersedia:
Dari 256GB total, sekitar 230-235GB tersedia untuk pengguna setelah dikurangi sistem dan aplikasi bawaan.
Ekspansi Storage: TIDAK ADA slot microSD. Ini adalah trade-off umum untuk flagship yang fokus pada performa. Pengguna harus bijak manage storage atau gunakan cloud storage.
POCO F4 GT Battery dan Pengisian Daya
Kapasitas Baterai:
POCO F4 GT battery memiliki kapasitas 4700 mAh dengan jenis Li-Polymer yang lebih aman dan tahan lama dibanding Li-Ion biasa.
Kapasitas 4700 mAh adalah sweet spot antara daya tahan dan ukuran fisik ponsel. Meski bukan yang terbesar di kelasnya, optimasi software dan efisiensi chipset 4nm membuat daya tahan sangat baik.
Daya Tahan Baterai:
Berdasarkan review jangka panjang:
Penggunaan Campuran: 1 hari penuh hingga 1.5 hari untuk user moderat
Screen-On Time: 6-7 jam untuk penggunaan normal browsing, social media, dan video
Gaming Intensif: 4-5 jam continuous gaming berat seperti Genshin Impact atau PUBG Mobile
Video Streaming: 8-10 jam continuous Netflix atau YouTube
Standby: 3-4 hari jika jarang digunakan
Daya tahan ini sangat solid untuk flagship gaming dengan layar 120Hz dan chipset powerful. Optimasi MIUI dan efisiensi Snapdragon 8 Gen 1 berperan besar.
Pengisian Daya Ultra Cepat:
Ini adalah salah satu highlight utama POCO F4 GT.
Fast Charging: 120W wired dengan teknologi HyperCharge
Kecepatan pengisian:
- 0-50%: Sekitar 8 menit saja!
- 0-100%: Hanya 17 menit untuk full charge
Ini adalah salah satu pengisian tercepat di dunia smartphone saat peluncuran. Bahkan flagship mahal seperti iPhone atau Samsung saat itu hanya punya 25-45W charging.
Charger: Adaptor 120W disertakan dalam box dengan port USB-A. Kabel USB-A to USB-C juga included.
Teknologi Charging:
Dual-cell Battery: Baterai dibagi menjadi dua sel 2350 mAh yang di-charge parallel untuk kecepatan maksimal dan heat management lebih baik
Smart Charging: AI yang mempelajari pola charging dan mengoptimalkan untuk kesehatan baterai jangka panjang
Safety Features: 34 layer protection termasuk over-voltage, over-current, over-temperature protection
Support: Power Delivery 3.0 dan Quick Charge 3+ untuk kompatibilitas dengan charger third-party
Catatan Penting:
Untuk mendapat kecepatan 120W penuh, harus menggunakan charger original dan kabel original. Charger third-party akan fallback ke kecepatan standard.
120W charging menghasilkan panas cukup tinggi pada charger dan ponsel saat charging. Ini normal dan sudah diperhitungkan dalam thermal design.
Tidak Ada Wireless Charging: Ini adalah salah satu kompromi untuk menekan harga. Wireless charging memang fitur premium yang absent di POCO F4 GT.
Tidak Ada Reverse Charging: Tidak bisa charge perangkat lain via kabel atau wireless.
Kamera
Kamera bukan fokus utama POCO F4 GT sebagai gaming phone, namun spesifikasinya tetap capable untuk kebutuhan sehari-hari.
Kamera Belakang
Triple Camera System:
Kamera Utama: 64 Megapiksel
Sensor: 1/1.73 inci dengan ukuran piksel 0.8µm yang cukup besar untuk kamera phone
Aperture: f/1.9 untuk light gathering baik terutama saat low light
Focal Length: 26mm equivalent (wide angle standard)
Teknologi: PDAF untuk autofocus cepat dan akurat
Binning: 4-in-1 pixel binning menghasilkan foto 16MP dengan ukuran piksel efektif 1.6µm untuk kualitas lebih baik
Kamera utama menghasilkan foto dengan detail tajam, warna vibrant, dan dynamic range baik di kondisi terang. Low light performance decent untuk kelas menengah atas.
Kamera Ultra Wide: 8 Megapiksel
Field of View: 120 derajat untuk landscape, group photo, atau arsitektur
Aperture: f/2.2
Kamera ultra wide berguna untuk vlogging atau foto pemandangan. Kualitas tidak setajam kamera utama dengan sedikit distorsi di edge, tapi acceptable untuk kebutuhan kasual.
Kamera Makro: 2 Megapiksel
Aperture: f/2.4
Fokus Minimum: 2-4cm untuk detail objek sangat dekat
Kamera makro adalah bonus tambahan untuk foto close-up seperti bunga atau makanan. Kualitas terbatas karena resolusi rendah, lebih ke gimmick.
Sensor Tambahan: Color Spectrum Sensor untuk akurasi warna lebih baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
LED Flash: Dual-LED untuk pencahayaan saat malam atau indoor gelap.
Fitur Kamera:
HDR: Multi-frame HDR untuk detail di highlight dan shadow
Panorama: Mode foto panoramic wide
Night Mode: Long exposure dengan stabilisasi untuk foto malam
Pro Mode: Kontrol manual ISO, shutter speed, white balance, focus
Portrait Mode: Efek bokeh untuk foto portrait
Timed Burst: Foto beruntun untuk capture moment cepat
AI Scene Detection: Otomatis recognize scene dan optimize setting
Perekaman Video
Resolusi Maksimal: 4K pada 30fps atau 60fps
1080p: Hingga 120fps untuk slow motion smooth
720p: Hingga 960fps untuk super slow motion dramatis
Stabilisasi: Gyro-EIS elektronik untuk video lebih stable saat jalan atau bergerak
Format: H.264 atau H.265 (HEVC) untuk kompresi efisien
Fitur Video: HDR video, time-lapse, dan berbagai filter real-time
Kualitas video sangat baik dengan warna akurat dan stabilisasi efektif. Cocok untuk vlog gaming atau daily vlog.
Kamera Depan
Resolusi: 20 Megapiksel
Sensor: 1/2.0 inci dengan ukuran piksel 0.8µm
Aperture: f/2.4
Field of View: Wide untuk group selfie
Fitur: HDR, portrait mode, beauty mode dengan level adjustable
Video: 1080p hingga 60fps atau 720p hingga 120fps
Kamera depan menghasilkan selfie dengan detail baik dan warna natural. Beauty mode bisa disesuaikan atau dimatikan. Kualitas video call excellent dengan detail tajam.
Konektivitas dan Fitur Tambahan
Jaringan 5G:
POCO F4 GT adalah ponsel 5G dengan dukungan luas:
5G Bands: 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41, 77, 78 dengan dual mode SA (Standalone) dan NSA (Non-Standalone)
4G LTE: Support bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 17, 18, 19, 20, 26, 28, 38, 40, 41
3G dan 2G: Full support untuk backward compatibility
Band 5G yang didukung mencakup frekuensi operator Indonesia sehingga siap untuk jaringan 5G yang terus berkembang.
WiFi:
Standard: WiFi 6 (802.11ax) dual-band 2.4GHz dan 5GHz
Fitur: WiFi Direct, hotspot, MIMO untuk koneksi stabil
Kecepatan: Hingga 1200+ Mbps dalam kondisi ideal
WiFi 6 memberikan latency lebih rendah dan throughput lebih tinggi, sangat penting untuk online gaming kompetitif.
Bluetooth:
Versi: Bluetooth 5.2 dengan support A2DP dan LE (Low Energy)
Audio Codec: Support aptX, aptX HD, LDAC untuk audio wireless berkualitas tinggi
GPS dan Navigasi:
Support penuh GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS, dan NavIC
Multi-GNSS dengan dual-frequency (L1+L5) untuk akurasi posisi excellent bahkan di area urban padat.
NFC:
Ya, POCO F4 GT dilengkapi NFC untuk:
- Pembayaran contactless seperti Google Pay
- Pairing cepat dengan aksesori Bluetooth
- Transfer file via Android Beam
Infrared Blaster:
Ya, ada IR blaster untuk mengontrol TV, AC, atau perangkat elektronik rumah sebagai remote universal.
USB:
Port: USB Type-C 2.0
OTG: Support untuk koneksi flash drive, mouse, keyboard, atau game controller
Audio: USB-C to 3.5mm adapter untuk headphone wired (adapter included di box)
Audio:
Speaker: Quad speakers atau 4 speaker stereo yang di-tuning oleh JBL
Kualitas audio luar biasa dengan volume keras dan clarity baik. Bass punchy dan treble clear tanpa distorsi. Salah satu speaker phone terbaik di kelasnya.
Hi-Res Audio: Support 24-bit/192kHz untuk kualitas audio lossless via wired atau Bluetooth LDAC
3.5mm Jack: TIDAK ADA. Harus menggunakan USB-C earphone atau Bluetooth. Adapter included.
Sensor:
Fingerprint: Side-mounted di tombol power. Cepat dan akurat untuk unlock.
Accelerometer, Gyroscope, Compass: Untuk gaming dan navigasi
Color Spectrum: Untuk akurasi warna kamera
Virtual Proximity: Proximity sensor virtual tanpa cutout fisik
SIM Card:
Dual SIM: Dual Nano-SIM dengan standby aktif bersamaan
Tidak ada hybrid slot, kedua slot dedicated untuk SIM. Tidak ada slot microSD.
Apakah POCO F4 bagus untuk gaming?
Apakah POCO F4 bagus untuk gaming? Jawabannya adalah SANGAT BAGUS, bahkan bisa dibilang salah satu yang terbaik untuk harganya.
Alasan POCO F4 GT Excellent untuk Gaming:
1. Chipset Flagship Snapdragon 8 Gen 1:
Prosesor teratas 2022 yang digunakan juga di flagship lain seharga 10-20 juta rupiah. Performa CPU dan GPU mampu handle semua game bahkan yang paling demanding dengan frame rate tinggi.
2. Layar AMOLED 120Hz dengan Touch Sampling 480Hz:
Refresh rate tinggi membuat visual smooth. Touch sampling 480Hz memberikan respons super cepat yang crucial untuk gaming kompetitif. Saat tombol pemicu aktif, combined rate mencapai 720Hz.
3. Tombol Pemicu Magnetik Fisik:
Ini adalah game-changer literal. Tombol fisik memberikan tactile feedback seperti gaming controller. Fully customizable untuk berbagai fungsi dalam game.
Keunggulan dibanding virtual button:
- Tidak menutupi area layar
- Tactile feedback lebih satisfying dan presisi
- Bisa ditekan tanpa mengangkat jari dari layar utama
- Dua tombol bisa dipencet bersamaan dengan ibu jari layar untuk 4-finger control
4. Sistem Pendingin Canggih LiquidCool Technology 3.0:
Gaming intensif menghasilkan panas tinggi yang bisa menyebabkan throttling dan performance drop. POCO F4 GT punya sistem pendingin berlapis:
Dual Vapor Chamber: Total area 4860mm² yang luas untuk disipasi panas maksimal
Graphite Sheets: Lapisan grafit untuk distribusi panas merata
Copper Pipe: Heat pipe tembaga untuk transfer panas cepat
Thermal Gel: Pasta termal berkualitas tinggi
Dengan sistem ini, suhu terjaga bahkan saat gaming marathon. Throttling minimal dan performa sustain lebih lama.
5. Baterai 4700 mAh dengan Charging 120W:
Gaming menguras baterai cepat. Kapasitas 4700 mAh cukup untuk 4-5 jam gaming continuous. Jika kehabisan baterai, charging 120W hanya butuh 17 menit full atau 8 menit untuk 50 persen.
Artinya break 10-15 menit sudah bisa lanjut gaming lagi dengan baterai cukup.
6. RAM 12GB LPDDR5:
RAM besar dan cepat memastikan game tidak close saat multitasking atau ada notifikasi masuk. Bisa gaming sambil chat, streaming, atau recording tanpa lag.
7. Storage UFS 3.1:
Loading game super cepat. Game besar 10GB+ bisa load dalam hitungan detik. Update dan install aplikasi hampir instant.
8. Audio Quad Speaker Tuned by JBL:
Audio immersive dengan 4 speaker stereo. Suara musuh dari arah yang benar penting untuk FPS games. Kualitas audio POCO F4 GT membuat gaming experience lebih engaging.
9. Fitur Gaming Software:
Game Turbo Mode: Optimasi sistem untuk performa gaming maksimal dengan alokasi resource prioritas
Performance Mode: Unlock full power chipset tanpa limitasi thermal untuk benchmark atau gaming kompetitif
Network Booster: Prioritas bandwidth untuk game, mengurangi latency
Touch Enhancement: Boost touch sensitivity dan reduce latency
Do Not Disturb: Block notifikasi saat gaming
Screen Recording: Record gameplay dengan resolusi hingga 1080p 60fps
10. Build Quality Solid:
Frame aluminium dan kaca Gorilla Glass Victus membuat ponsel tahan banting untuk gaming agresif. Tombol pemicu juga sangat durable dengan rating 1 juta aktivasi.
Pengalaman Gaming Real-World:
Berdasarkan testing ekstensif dari reviewer:
PUBG Mobile: 90 FPS smooth di setting maksimal tanpa frame drop. Aiming presisi dengan tombol pemicu untuk scope dan shoot.
Call of Duty Mobile: 120 FPS di setting Very High. Kontrol responsif dan visual stunning. Tombol pemicu membuat experience seperti console gaming.
Genshin Impact: 60 FPS di setting high dengan occasional drop ke 55 FPS di area padat. Masih sangat playable dan enjoyable.
Mobile Legends: 120 FPS locked di setting maksimal. Zero lag bahkan saat teamfight besar.
Asphalt 9: 60 FPS konsisten dengan grafis maksimal. Loading track sangat cepat.
Honkai Star Rail: 60 FPS stabil dengan visual effect penuh.
Diablo Immortal: 60 FPS smooth. Kontrol dengan tombol pemicu untuk skill memudahkan combat.
Thermal Performance: Suhu puncak sekitar 42-45°C setelah 1 jam gaming Genshin Impact. Masih comfortable untuk digenggam. Kompetitor bisa mencapai 48-50°C yang sudah panas.
Kesimpulan Gaming: POCO F4 GT adalah salah satu gaming phone terbaik di harganya. Performance setara atau bahkan melebihi gaming phone branded seperti ROG Phone 5s atau Black Shark 4 Pro yang lebih mahal.
Fitur Gaming Khusus POCO F4 GT
Selain hardware, POCO F4 GT punya berbagai fitur software dan hardware khusus gaming:
CyberEngine Vibration Motor:
Linear motor X-axis super wideband yang memberikan haptic feedback sangat presisi dan powerful. Saat gaming, getaran disesuaikan dengan aksi seperti tembakan, ledakan, atau tabrakan.
Kualitas getaran setara iPhone atau flagship premium. Jauh lebih baik dari motor rotary standard di ponsel murah.
Maglev Triggers:
Tombol pemicu menggunakan teknologi magnetic levitation untuk respons ultra-cepat tanpa mechanical delay. Tombol juga punya haptic feedback saat ditekan.
Customization:
- Sensitivity adjustment (light touch atau hard press)
- Mapping ke berbagai fungsi
- Enable/disable per game
- Macro support untuk combo move
Game Space 3.0:
Dashboard gaming terpusat untuk manage semua game dan setting. Fitur:
Library: Semua game terkumpul di satu tempat
Performance Monitor: Real-time FPS, CPU/GPU usage, temperature, network ping
Scenario Mode: Preset optimization untuk berbagai jenis game (MOBA, FPS, Racing, RPG)
Macro: Record dan playback sequence button press
Scheduled Cleanup: Otomatis clear RAM sebelum gaming
Network Monitor: Cek latency dan bandwidth consumption
Screenshot/Recording: Capture gameplay mudah
Voice Changer: Ubah suara untuk fun atau privacy
LiquidCool Technology 3.0:
Sistem pendingin multi-layer yang sudah dijelaskan sebelumnya. Secara spesifik untuk gaming:
Area Pendingin Strategis: VC chamber ditempatkan di area hotspot seperti chipset, 5G modem, dan charging circuit
Thermal Sensor: Multiple sensor untuk monitoring suhu real-time di berbagai titik
Intelligent Cooling: AI yang adjust performa berdasarkan suhu untuk prevent overheating
Shoulder Button Lighting:
Tombol pemicu punya LED RGB yang bisa:
- Menyala saat tombol pop-up
- Berkedip saat ada notifikasi
- Custom pattern dan warna
- Sync dengan music atau game action
Bisa dimatikan jika tidak suka bling-bling.
Display Enhancement:
MEMC (Motion Estimation, Motion Compensation): Interpolasi frame untuk membuat 60 FPS game terlihat lebih smooth mendekati 90-120 FPS
Contrast Enhancement: Boost contrast untuk visibility lebih baik terutama di area gelap game
Color Saturation: Tingkatkan saturasi untuk warna lebih pop dan vibrant
Dolby Atmos Gaming:
Audio processing Dolby Atmos untuk spatial audio lebih immersive. Bisa detect arah suara musuh atau environment dengan lebih akurat.
Triple Mic Noise Cancellation:
Untuk voice chat saat gaming, 3 microphone dengan noise cancellation memastikan suara Anda terdengar jelas tanpa background noise.
Performa dan Benchmark
Angka benchmark memberikan gambaran objektif performa POCO F4 GT.
AnTuTu V9:
Skor Total: 950.000 – 970.000 poin (rata-rata 952.124)
Breakdown:
- CPU: 220.000 – 230.000
- GPU: 390.000 – 410.000
- Memory: 180.000 – 190.000
- UX: 150.000 – 160.000
Skor ini menempatkan POCO F4 GT di top 5% smartphone di dunia saat peluncuran. Hanya dikalahkan oleh flagship lain dengan chipset sama atau lebih baru.
Geekbench 5:
Single-Core: 1.200 – 1.280
Multi-Core: 3.500 – 3.700 (rata-rata 3.637)
Performa single-core excellent untuk responsivitas UI dan task single-thread. Multi-core sangat kuat untuk rendering, encoding, dan multitasking berat.
3DMark Wild Life:
Score: 9.000 – 9.500
Average FPS: 54-60 FPS
Graphics performance top-tier untuk gaming modern. Hampir semua game berjalan maksimal.
3DMark Wild Life Extreme:
Score: 2.400 – 2.600
Average FPS: 15-16 FPS
Stress test berat yang mensimulasi game AAA future. Performa masih sangat baik.
GFXBench:
Manhattan 3.1: 90+ FPS
Car Chase: 60+ FPS
Aztec Ruins (High): 45-50 FPS
Semua skenario grafis berat berjalan smooth.
PCMark Work 3.0:
Score: 14.000 – 15.500
Performa produktivitas sangat baik untuk office task, browsing, editing foto/video.
Perbandingan dengan Kompetitor:
| Ponsel | AnTuTu V9 | Chipset | Harga Launch |
|---|---|---|---|
| POCO F4 GT | 952.000 | SD 8 Gen 1 | Rp 8.999.000 |
| ROG Phone 5s | 850.000 | SD 888+ | Rp 11.999.000 |
| Black Shark 4 Pro | 820.000 | SD 888 | Rp 9.999.000 |
| OnePlus 10 Pro | 960.000 | SD 8 Gen 1 | Rp 12.999.000 |
| Samsung S22 | 900.000 | SD 8 Gen 1 | Rp 13.999.000 |
| Xiaomi 12 Pro | 980.000 | SD 8 Gen 1 | Rp 13.999.000 |
POCO F4 GT menawarkan performa setara flagship 12-14 juta dengan harga jauh lebih murah.
Thermal Throttling Test:
Saat menjalankan 3DMark stress test 20 loop continuous:
First Loop: 100% performa
After 10 Minutes: Throttle ke 92-95% performa
After 20 Minutes: Throttle ke 88-90% performa
After 30 Minutes: Stabil di 85-88% performa
Throttling sangat minimal dan performa sustain excellent berkat sistem pendingin canggih. Banyak kompetitor throttle hingga 70-75% dalam test yang sama.
Berapa harga Poco F4 GT sekarang?
Berapa harga Poco F4 GT sekarang? bervariasi tergantung kondisi dan tempat pembelian.
Harga Peluncuran (Spek poco f4 gt 2022 saat rilis):
12GB/256GB: Rp 8.999.000 (Juni 2022)
Harga ini sangat kompetitif untuk flagship dengan Snapdragon 8 Gen 1.
Harga Saat Ini (Februari 2026):
Karena sudah hampir 4 tahun sejak peluncuran, POCO F4 GT price turun signifikan:
Harga Baru (stok lama di toko):
12GB/256GB: Rp 4.999.000 – Rp 5.999.000
Turun sekitar 40-45% dari harga peluncuran. Beberapa toko masih punya stok unit baru yang belum terjual.
Harga Bekas/Second:
Kondisi Mulus: Rp 3.500.000 – Rp 4.200.000
Kondisi Baik: Rp 3.000.000 – Rp 3.500.000
Kondisi Pakai: Rp 2.500.000 – Rp 3.000.000
Harga bekas bervariasi tergantung kondisi fisik, kelengkapan, dan sisa garansi.
Marketplace Indonesia:
Tokopedia: Rp 3.200.000 – 5.500.000 tergantung seller dan kondisi
Shopee: Rp 3.000.000 – 5.800.000 dengan promo cashback
Bukalapak: Rp 3.500.000 – 5.200.000
OLX: Rp 2.800.000 – 4.500.000 untuk unit bekas
Harga Internasional:
Global (bekas): $200 – $350 USD atau setara Rp 3-5 juta
India: ₹20.000 – ₹28.000 atau sekitar Rp 3.8-5.3 juta
Eropa (bekas): €230 – €330 atau sekitar Rp 4-5.8 juta
Faktor yang Mempengaruhi Harga:
Kondisi Fisik: Scratch, dent, atau damage mengurangi harga
Kelengkapan: Box, charger, kabel, dan aksesori original add value
Garansi: Sisa garansi resmi meningkatkan harga
Pembaruan: Unit yang sudah update ke Android terbaru lebih dihargai
Battery Health: Kondisi baterai penting karena degradasi setelah 3-4 tahun
Tips Membeli POCO F4 GT Sekarang:
1. Cek Kesehatan Baterai: Setelah 4 tahun, baterai mungkin sudah degradasi. Test screen-on time dan charging speed.
2. Inspect Tombol Pemicu: Pastikan mekanisme pop-up masih smooth tanpa macet atau bunyi aneh.
3. Test Thermal: Main game 30 menit dan cek apakah overheat atau throttling parah.
4. Cek Update: Pastikan bisa update ke Android 14 atau setidaknya dapat security patch terbaru.
5. Verifikasi IMEI: Cek di website resmi Xiaomi untuk pastikan bukan unit black market atau stolen.
Apakah Worth It di 2026?:
Untuk harga 3-4 juta rupiah, POCO F4 GT masih sangat worth it jika:
- Butuh gaming phone dengan tombol fisik
- Menginginkan charging super cepat
- Ingin flagship experience dengan budget terbatas
- Tidak masalah dengan teknologi 4 tahun
Namun pertimbangkan juga:
- Dukungan update akan berakhir soon (max Android 14)
- Baterai mungkin perlu ganti
- Kamera ketinggalan dari mid-range baru
- Snapdragon 8 Gen 1 dikenal panas (meski POCO F4 GT handle dengan baik)
Untuk gaming khususnya, masih sangat capable handle semua game 2026 dengan baik.
Spek POCO F4 GT Review – Pengalaman Pengguna
Berdasarkan spek poco f4 gt review dari berbagai sumber dan pengguna jangka panjang:
Review Positif:
Performa Luar Biasa: Semua reviewer sepakat performa flagship tanpa kompromi. Gaming smooth, multitasking tanpa lag, dan UI responsif.
Tombol Pemicu Game-Changer: Fitur paling dipuji. Membuat gaming experience naik level dengan kontrol presisi dan tactile feedback satisfying.
Charging Super Cepat: 120W adalah wow factor yang sering disebut. Sangat convenient untuk yang busy atau sering lupa charge.
Layar Berkualitas: AMOLED 120Hz dengan kecerahan tinggi dan warna akurat. Sempurna untuk gaming dan multimedia.
Speaker Excellent: Quad speaker tuned JBL memberikan audio immersive yang jarang di ponsel lain.
Build Quality Solid: Material premium dan assembly presisi. Terasa mahal di tangan.
Value for Money: Pada harga peluncuran Rp 9 juta, ini adalah flagship killer sejati. Competitor terdekat 3-5 juta lebih mahal.
Review Negatif:
Panas Saat Charging 120W: Charger dan ponsel cukup panas saat charging ultra cepat. Normal tapi bisa mengkhawatirkan.
Snapdragon 8 Gen 1 Heating Issue: Chipset ini dikenal panas terutama saat gaming lama. POCO F4 GT handle lebih baik dari kompetitor tapi tetap terasa hangat.
Kamera Biasa Saja: Untuk flagship, kamera hanya mid-tier. Kalah dari Xiaomi 12 Pro atau Samsung S22 di range harga sama. Tapi wajar karena fokus gaming.
Berat dan Besar: 210 gram cukup berat untuk penggunaan satu tangan lama. Ukuran juga besar untuk tangan kecil.
MIUI Bloatware: Software MIUI 13 datang dengan banyak aplikasi bawaan yang tidak bisa diuninstall. Ads juga sering muncul.
No MicroSD: Tidak ada ekspansi storage. 256GB mungkin kurang untuk yang install banyak game besar.
No Wireless Charging: Fitur premium yang absent.
No IP Rating: Tidak ada sertifikasi waterproof official meski build quality solid.
Software Update Concern: Komitmen update hanya 2 major OS (Android 13 dan 14). Security patch juga akan stop setelah 3-4 tahun.
Review Jangka Panjang (1-2 Tahun Pemakaian):
Pengguna yang pakai POCO F4 GT sejak 2022-2023 report:
Battery Degradation: Setelah 1.5-2 tahun, kapasitas turun ke 85-90%. Screen-on time berkurang sekitar 1-1.5 jam. Charging speed masih cepat tapi tidak full 120W lagi.
Thermal Paste Degradation: Beberapa user report performa thermal tidak sebaik awal. Suhu naik lebih cepat dan throttling lebih agresif. Mungkin perlu repaste thermal untuk restore performa.
Tombol Pemicu Awet: Mekanisme pop-up masih smooth tanpa masalah berarti. Ini menunjukkan build quality excellent.
Software Bugs: MIUI kadang buggy dengan random lag atau crash. Update software kadang fix masalah tapi kadang buat masalah baru.
Overall Satisfaction: Mayoritas user puas dan merekomendasikan untuk gaming enthusiast dengan budget terbatas.
Kelebihan dan Kekurangan
Rangkuman lengkap pro dan kontra POCO F4 GT:
Kelebihan POCO F4 GT:
Performa Flagship: Snapdragon 8 Gen 1 dengan Adreno 730 memberikan performa setara flagship lain yang harganya 2x lipat.
Tombol Pemicu Unik: Fitur signature yang tidak dimiliki ponsel lain di harga sama. Meningkatkan pengalaman gaming signifikan.
Charging 120W Super Cepat: Full charge hanya 17 menit, tercepat di kelasnya saat peluncuran.
Layar AMOLED 120Hz Premium: Kualitas visual excellent dengan refresh rate tinggi dan touch sampling 480Hz.
Sistem Pendingin Canggis: LiquidCool 3.0 menjaga suhu tetap reasonable saat gaming marathon.
Speaker Quad Tuned JBL: Audio berkualitas tinggi yang immersive untuk gaming dan multimedia.
RAM 12GB LPDDR5: Multitasking tanpa batas dengan RAM besar dan cepat.
Storage UFS 3.1: Loading super cepat untuk semua aplikasi dan game.
Build Quality Solid: Material premium dengan Gorilla Glass Victus dan frame aluminium.
NFC dan IR Blaster: Fitur tambahan yang berguna untuk pembayaran dan kontrol perangkat rumah.
Harga Kompetitif: Value for money excellent dengan spesifikasi flagship tapi harga mid-range premium.
Kekurangan POCO F4 GT:
Kamera Standar: Untuk flagship, kamera hanya level menengah. Low light performance dan zoom kurang impressive.
Berat dan Besar: 210 gram terasa berat untuk penggunaan lama. Ukuran juga kurang ergonomis untuk tangan kecil.
Heating Issue: Snapdragon 8 Gen 1 terkenal panas. Meski POCO handle lebih baik, tetap terasa hangat saat gaming intensif.
MIUI Bloatware: Banyak aplikasi bawaan dan iklan yang mengganggu. Butuh waktu untuk disable semua.
Tidak Ada MicroSD: Storage fixed di 256GB tanpa ekspansi. Bisa jadi masalah untuk yang hobi install banyak game.
Tidak Ada Wireless Charging: Fitur premium yang tidak tersedia.
Tidak Ada IP Rating: Tidak ada sertifikasi tahan air official meski build terasa kokoh.
Tidak Ada Jack 3.5mm: Harus pakai adapter atau headphone nirkabel.
Dukungan Update Terbatas: Hanya 2 major OS update. Untuk ponsel 2022, support akan berakhir 2025-2026.
Battery Degradation: Setelah 2-3 tahun, kapasitas baterai turun signifikan dan mungkin perlu ganti.
Availability Terbatas: Stok sulit ditemukan di 2026, hanya ada unit bekas atau stok lama.
Perbandingan POCO F4 GT dengan Kompetitor
Bagaimana POCO F4 GT dibanding alternatif lain di segmen gaming?
POCO F4 GT vs POCO F5 Pro:
POCO F5 Pro adalah successor spiritual meski tidak ada GT badge.
Kelebihan F4 GT:
- Chipset lebih kuat (SD 8 Gen 1 vs SD 8+ Gen 1 di F5 Pro sebenarnya lebih baik)
- Tombol pemicu fisik (F5 Pro tidak punya)
- Speaker quad vs stereo
- Gaming features lebih lengkap
Kelebihan F5 Pro:
- Chipset SD 8+ Gen 1 lebih efisien dan dingin
- Kamera 64MP dengan OIS
- Layar 2K lebih tajam
- Harga lebih murah di 2026
- Support software lebih lama
POCO F4 GT vs ROG Phone 6:
ROG Phone 6 adalah dedicated gaming phone flagship.
Kelebihan F4 GT:
- Harga jauh lebih murah (hampir 50%)
- Charging 120W vs 65W
- Lebih compact dan ringan
- NFC built-in
Kelebihan ROG Phone 6:
- Baterai 6000 mAh vs 4700 mAh
- Layar 165Hz vs 120Hz
- Aksesoris gaming lebih banyak (AeroActive Cooler, Kunai gamepad)
- Chipset lebih dingin (SD 8+ Gen 1)
- Port 3.5mm ada
- Gaming software lebih mature
POCO F4 GT vs Black Shark 5 Pro:
Black Shark juga gaming phone specialist.
Kelebihan F4 GT:
- Tombol pemicu lebih baik (magnetic vs mechanical)
- Charging 120W vs 120W (sama)
- MIUI lebih familiar dibanding JoyUI
- Availability lebih baik
Kelebihan Black Shark 5 Pro:
- Shoulder button posisi lebih ergonomis
- Dedicated gaming accessories
- Magnetic charging unik
- Desain lebih agresif gaming aesthetic
POCO F4 GT vs OnePlus 10T:
OnePlus 10T adalah flagship mainstream.
Kelebihan F4 GT:
- Tombol pemicu untuk gaming
- Speaker quad vs stereo
- IR blaster
- Harga lebih murah
Kelebihan OnePlus 10T:
- Chipset SD 8+ Gen 1 lebih dingin
- Kamera dengan OIS
- OxygenOS lebih clean
- Software update lebih lama
- Build quality lebih premium
Kesimpulan Perbandingan:
Untuk pure gaming dengan budget terbatas, POCO F4 GT masih unggul dengan tombol pemicu fisik yang tidak dimiliki kompetitor di range harga sama. Namun untuk overall package dan longevity, alternatif dengan SD 8+ Gen 1 lebih baik karena thermal lebih terkontrol.
Tips Memaksimalkan POCO F4 GT
Berikut cara mengoptimalkan pengalaman POCO F4 GT:
1. Customize Tombol Pemicu:
Masuk ke Game Turbo > Touch Controls dan mapping tombol sesuai preferensi untuk setiap game. Adjust sensitivity agar sesuai gaya bermain Anda.
2. Aktifkan Performance Mode Saat Gaming:
Di Game Turbo, pilih Performance Mode untuk unlock full power chipset. Untuk battery saving saat daily use, gunakan Balanced Mode.
3. Kelola Thermal dengan Baik:
- Lepas case saat gaming lama untuk sirkulasi udara lebih baik
- Jangan main sambil charge yang bikin lebih panas
- Istirahatkan ponsel setiap 1-2 jam untuk cooldown
- Pertimbangkan external cooling fan untuk session marathon
4. Optimize Battery Life:
- Gunakan Adaptive Battery di pengaturan
- Limit background apps yang tidak perlu
- Turunkan brightness saat tidak perlu maksimal
- Disable Always-on Display jika tidak penting
- Set refresh rate ke 60Hz saat tidak gaming untuk hemat baterai
5. Kelola Storage dengan Bijak:
Karena tidak ada microSD:
- Rutin delete game yang sudah tidak dimainkan
- Gunakan cloud storage untuk foto dan video
- Clear cache aplikasi berkala
- Uninstall bloatware yang tidak terpakai
6. Update Software Rutin:
Install update sistem dan security patch untuk bug fixes dan optimasi performa. Backup data penting sebelum major update.
7. Gunakan Cooling Accessories:
Untuk gaming kompetitif atau streaming, external fan cooler sangat membantu maintain performa puncak lebih lama.
8. Protect Layar dan Bodi:
- Pasang tempered glass berkualitas
- Gunakan case yang tidak menutupi tombol pemicu
- Hindari taruh sembarangan yang bisa gores Gorilla Glass meski kuat
9. Calibrate Baterai Berkala:
Setiap 2-3 bulan:
- Drain baterai hingga mati (0%)
- Charge full hingga 100% tanpa dipakai
- Ini recalibrate battery meter
10. Monitor Performance:
Gunakan fitur performance monitor di Game Turbo untuk track FPS, suhu, dan resource usage. Jika ada penurunan performa, mungkin perlu factory reset atau service.
11. Disable Ads di MIUI:
Matikan iklan di berbagai aplikasi sistem:
- Settings > Passwords & security > Authorization & revocation > disable “msa”
- Settings > Additional settings > Authorization & revocation > disable ads
- Di setiap system app, matikan “Receive recommendations”
12.Gunakan Launcher Alternatif:
Jika MIUI terasa berat atau tidak suka, install launcher pihak ketiga seperti Nova atau Lawnchair untuk pengalaman lebih ringan dan customizable.
Rekomendasi
POCO F4 GT adalah gaming phone flagship killer yang menawarkan nilai luar biasa untuk harganya. Dengan chipset Snapdragon 8 Gen 1, tombol pemicu magnetik unik, charging 120W super cepat, dan sistem pendingin canggih, ponsel ini memberikan pengalaman gaming setara atau bahkan melebihi kompetitor yang jauh lebih mahal.
Ringkasan Kekuatan Utama:
Hardware Flagship: Snapdragon 8 Gen 1 dengan Adreno 730 mampu handle semua game modern dengan setting maksimal dan frame rate tinggi.
Tombol Gaming Fisik: Fitur signature yang membuat gaming experience naik level dengan kontrol presisi dan tactile feedback memuaskan.
Charging Tercepat: 120W HyperCharge mengisi penuh hanya 17 menit, sangat convenient untuk lifestyle mobile.
Layar Gaming Perfect: AMOLED 120Hz dengan touch sampling 480Hz memberikan visual smooth dan respons super cepat.
Audio Immersive: Quad speaker tuned JBL menghasilkan suara berkualitas tinggi untuk gaming dan multimedia.
Siapa yang Cocok dengan POCO F4 GT?:
Mobile Gamers Serius: Yang bermain kompetitif dan butuh edge dengan tombol fisik dan performa tinggi.
Budget-Conscious Enthusiast: Ingin flagship experience tanpa harga flagship.
Content Creator Gaming: Streamer atau pembuat konten yang butuh perangkat mumpuni untuk gaming dan recording.
Tech Enthusiast: Yang menghargai inovasi seperti tombol pop-up dan charging ultra cepat.
Siapa yang Sebaiknya Skip?:
Fotografer: Kamera bukan kekuatan POCO F4 GT, ada opsi lebih baik di harga sama.
Yang Prioritas Portability: Ponsel cukup berat dan besar untuk daily casual use.
Yang Butuh Update Lama: Support software sudah mendekati akhir di 2026.
Yang Sensitif Panas: Meski thermal management bagus, chipset SD 8 Gen 1 tetap hangat saat load berat.
Rating Keseluruhan: ⭐⭐⭐⭐½ (4.5/5)
Gaming: ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5)
Performa: ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5)
Layar: ⭐⭐⭐⭐½ (4.5/5)
Baterai: ⭐⭐⭐⭐ (4/5)
Kamera: ⭐⭐⭐½ (3.5/5)
Build Quality: ⭐⭐⭐⭐½ (4.5/5)
Value for Money: ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5)
Rekomendasi Akhir:
Di tahun 2026, POCO F4 GT masih layak dibeli jika harga bekas di kisaran Rp 3-4 juta. Untuk harga tersebut, Anda mendapat gaming phone flagship dengan fitur unik yang tidak ada di ponsel baru sekarang.
Namun pertimbangkan juga alternatif baru seperti POCO F6 series atau mid-range gaming terbaru yang mungkin punya chipset lebih dingin dan support software lebih panjang.
Untuk gamers yang menghargai tombol fisik dan tidak keberatan dengan teknologi 4 tahun, POCO F4 GT adalah pilihan excellent yang masih sangat capable untuk semua game 2026.
Pertanyaan Umum Spek POCO F4 GT
Apakah POCO F4 GT masih layak dibeli di 2026?
POCO F4 GT masih layak dibeli di 2026 dengan harga bekas Rp 3-4 juta terutama untuk gamers yang menginginkan tombol pemicu fisik dan charging super cepat. Performa Snapdragon 8 Gen 1 masih sangat capable untuk semua game mobile modern termasuk Genshin Impact, PUBG Mobile, dan Mobile Legends dengan setting maksimal. Namun perlu dipertimbangkan bahwa ponsel sudah berusia 4 tahun sehingga dukungan update software akan segera berakhir dan baterai mungkin sudah mengalami degradasi yang membutuhkan penggantian. Cek kondisi baterai dan mekanisme tombol pemicu sebelum membeli unit bekas untuk memastikan masih berfungsi optimal.
Berapa lama baterai POCO F4 GT bertahan?
Baterai 4700 mAh pada POCO F4 GT mampu bertahan sekitar 6-7 jam screen-on time untuk penggunaan normal seperti browsing, media sosial, dan menonton video. Untuk gaming intensif seperti Genshin Impact atau PUBG Mobile dengan setting tinggi, baterai bisa bertahan 4-5 jam continuous play. Penggunaan campuran antara gaming, social media, dan produktivitas biasanya cukup untuk satu hari penuh dengan sisa baterai 15-20 persen di malam hari. Keunggulan utama adalah charging 120W yang mampu mengisi penuh hanya 17 menit atau 50 persen dalam 8 menit, sehingga meski baterai tidak sebesar gaming phone lain seperti ROG Phone dengan 6000 mAh, kecepatan charging mengompensasi kapasitas yang lebih kecil.
Apakah POCO F4 GT cepat panas saat gaming?
POCO F4 GT memang terasa hangat saat gaming intensif karena menggunakan Snapdragon 8 Gen 1 yang dikenal menghasilkan panas cukup tinggi. Namun berkat sistem pendingin LiquidCool Technology 3.0 dengan dual vapor chamber seluas 4860mm persegi, thermal management lebih baik dibanding kompetitor dengan chipset sama. Setelah 1 jam gaming berat seperti Genshin Impact, suhu mencapai puncak sekitar 42-45 derajat Celsius yang masih comfortable untuk digenggam. Kompetitor dengan Snapdragon 8 Gen 1 tanpa sistem pendingin memadai bisa mencapai 48-50 derajat yang sudah panas dan tidak nyaman. Throttling juga minimal dengan performa sustain di 85-90 persen setelah 30 menit dibanding kompetitor yang turun hingga 70-75 persen. Untuk menjaga suhu optimal, lepas case saat gaming lama dan hindari main sambil charging.
Bagaimana cara menggunakan tombol pemicu POCO F4 GT?
Tombol pemicu POCO F4 GT dapat diaktifkan dengan menggeser switch kecil di sisi ponsel yang akan membuat tombol pop-up secara magnetik dari dalam bodi. Setelah tombol keluar, buka aplikasi Game Turbo yang otomatis detect game yang sedang dimainkan. Masuk ke menu Touch Controls dan pilih game yang ingin di-customize. Anda bisa mapping tombol kiri dan kanan ke berbagai fungsi seperti aim, shoot, scope, jump, skill, atau fungsi lain sesuai kebutuhan game. Sensitivity tombol juga bisa diatur dari light touch hingga hard press tergantung preferensi. Tombol bisa dipencet bersamaan dengan kontrol layar untuk four-finger atau six-finger gameplay yang memberikan advantage signifikan dalam game kompetitif seperti PUBG Mobile atau Call of Duty Mobile. Setelah selesai gaming, geser switch kembali untuk memasukkan tombol flush dengan bodi.
Apakah kamera POCO F4 GT bagus?
Kamera POCO F4 GT tergolong standar untuk ponsel flagship dengan kamera utama 64MP yang capable menghasilkan foto berkualitas baik di kondisi terang dengan detail tajam dan warna vibrant. Namun untuk flagship gaming, kamera bukan prioritas utama sehingga performa low light dan zoom terbatas dibanding flagship mainstream seperti Samsung Galaxy S22 atau Xiaomi 12 Pro di range harga sama. Kamera ultra wide 8MP berguna untuk landscape tapi kualitas turun signifikan dari kamera utama. Kamera makro 2MP lebih ke gimmick dengan kualitas terbatas. Untuk daily photography, vlog, dan konten media sosial, kamera POCO F4 GT sudah memadai. Video recording 4K 60fps dengan stabilisasi EIS menghasilkan footage berkualitas baik. Namun jika fotografi adalah prioritas, ada pilihan lebih baik di harga sama yang fokus ke kamera.
Apakah POCO F4 GT tahan air?
POCO F4 GT tidak memiliki sertifikasi IP rating resmi untuk ketahanan air. Meski build quality solid dengan material premium seperti Gorilla Glass Victus dan frame aluminium, ponsel tidak dirancang untuk tahan air atau debu secara official. Celah untuk tombol pemicu pop-up juga menjadi potensi masuk air jika terendam. Ponsel mungkin bisa bertahan dari percikan air ringan atau hujan gerimis karena build yang rapat, namun tidak disarankan untuk sengaja terpapar air apalagi direndam. Jika terkena air, segera keringkan dengan kain lembut terutama di area port USB-C dan slot SIM. Hindari charging sampai benar-benar kering. Untuk perlindungan ekstra jika sering terpapar air, gunakan case waterproof atau hindari membawa ponsel saat kondisi berpotensi basah seperti di kolam renang atau pantai.
Berapa ukuran dan berat POCO F4 GT?
POCO F4 GT memiliki dimensi 162.5 x 76.7 x 8.5 milimeter dengan berat 210 gram. Ukuran ini tergolong besar dan berat untuk standar ponsel modern namun wajar mengingat ini adalah gaming phone dengan baterai 4700 mAh, sistem pendingin kompleks, dan mekanisme tombol pemicu. Ketebalan 8.5mm termasuk slim untuk gaming phone yang biasanya lebih tebal. Bobot 210 gram terasa substantial dan premium di tangan memberikan kesan kokoh. Namun untuk penggunaan satu tangan atau gaming session panjang, berat ini bisa melelahkan terutama untuk tangan kecil atau anak-anak. Ponsel juga agak besar untuk kantong celana standar. Distribusi berat cukup seimbang sehingga tidak terasa berat sebelah. Untuk gaming landscape mode, ukuran dan berat justru memberikan stability lebih baik.
Apakah POCO F4 GT support 5G di Indonesia?
Ya, POCO F4 GT adalah ponsel 5G dengan dukungan lengkap untuk berbagai band frekuensi 5G yang digunakan operator Indonesia. Ponsel mendukung band 5G N1, N3, N5, N7, N8, N20, N28, N38, N40, N41, N77, dan N78 dengan dual mode SA standalone dan NSA non-standalone. Band N40, N78, dan N79 khususnya adalah frekuensi yang digunakan Telkomsel, Indosat, XL, dan Smartfren untuk jaringan 5G mereka. Modem 5G Snapdragon X65 terintegrasi dalam chipset memberikan kecepatan download teori hingga beberapa Gbps tergantung coverage operator. Namun perlu diingat bahwa coverage 5G di Indonesia masih terbatas di kota-kota besar sehingga di banyak area akan fallback ke 4G LTE yang juga didukung lengkap dengan berbagai band.
Apakah ada garansi resmi untuk POCO F4 GT?
POCO F4 GT yang dijual resmi melalui Xiaomi Indonesia mendapat garansi resmi 1 tahun untuk unit dan 6 bulan untuk layar dari distributor authorized. Garansi mencakup kerusakan manufaktur dan cacat komponen bawaan namun tidak mencakup kerusakan fisik akibat benturan, jatuh, terkena air melebihi kemampuan ponsel, atau modifikasi software seperti root atau custom ROM. Untuk klaim garansi, simpan nota pembelian original dan kotak dengan stiker IMEI yang harus match dengan ponsel. Service center resmi Xiaomi tersebar di kota-kota besar Indonesia untuk perbaikan dalam masa garansi. Unit import atau beli dari luar negeri tidak mendapat garansi resmi Indonesia sehingga perbaikan harus ditanggung sendiri. Di tahun 2026, untuk unit bekas yang dibeli, garansi original sudah habis sehingga bergantung pada garansi toko jika ada.
Apakah POCO F4 GT bisa update ke Android terbaru?
POCO F4 GT diluncurkan dengan Android 12 dan MIUI 13. Xiaomi memberikan komitmen 2 major OS update yang berarti ponsel mendapat update ke Android 13 dan Android 14. Security patch diberikan rutin selama minimal 3 tahun sejak peluncuran yaitu hingga pertengahan 2025. Di tahun 2026, POCO F4 GT kemungkinan sudah mencapai akhir dukungan update official sehingga stuck di Android 14 dengan MIUI 14 atau 15 tergantung rollout terakhir. Security patch mungkin masih diberikan sesekali tapi tidak reguler lagi. Untuk yang menginginkan Android lebih baru, bisa install custom ROM seperti LineageOS atau PixelExperience yang biasanya support lebih lama dan memberikan pengalaman stock Android. Namun install custom ROM void warranty dan butuh proses unlocking bootloader yang bisa risky jika tidak familiar dengan prosedur.
Apa perbedaan POCO F4 dan POCO F4 GT?
POCO F4 dan POCO F4 GT adalah dua ponsel berbeda dalam satu seri dengan target pasar dan spesifikasi berbeda. POCO F4 adalah flagship killer mainstream dengan Snapdragon 870 yang lebih dingin dan efisien, kamera 64MP dengan OIS, baterai 4500 mAh dengan charging 67W, dan harga lebih murah sekitar Rp 5-6 juta saat peluncuran. POCO F4 GT adalah varian gaming dengan Snapdragon 8 Gen 1 yang lebih kencang, tombol pemicu magnetik fisik, quad speaker, charging 120W super cepat, dan harga lebih mahal Rp 9 juta. Untuk gaming serius, F4 GT jauh lebih baik dengan hardware dan fitur khusus gaming. Untuk penggunaan sehari-hari balanced antara performa, kamera, dan battery life, POCO F4 standar lebih masuk akal dengan thermal lebih terkontrol dan harga lebih terjangkau. Keduanya excellent choice tergantung prioritas dan budget.
Apakah POCO F4 GT layak untuk video editing?
Ya, POCO F4 GT sangat capable untuk video editing mobile berkat chipset Snapdragon 8 Gen 1 dengan CPU dan GPU powerful. Aplikasi editing populer seperti KineMaster, Adobe Premiere Rush, CapCut, atau InShot berjalan sangat smooth untuk edit video hingga resolusi 4K. RAM 12GB LPDDR5 memungkinkan timeline kompleks dengan banyak layer tanpa lag. Storage UFS 3.1 membuat import dan export video sangat cepat. Layar AMOLED 120Hz dengan kalibrasi warna baik memudahkan preview color grading dengan akurat. Untuk rendering video 4K 60fps, proses jauh lebih cepat dibanding mid-range berkat GPU Adreno 730. Namun perlu diingat editing video intensif akan menguras baterai cukup cepat dan menghasilkan panas, jadi gunakan dengan case dilepas dan charging 120W memudahkan untuk quick top-up saat battery low. Overall, POCO F4 GT adalah pilihan excellent untuk content creator mobile.
Berapa harga charger pengganti POCO F4 GT jika rusak?
Charger original POCO F4 GT 120W HyperCharge jika rusak atau hilang bisa dibeli terpisah dengan harga sekitar Rp 400.000 hingga Rp 600.000 tergantung ketersediaan dan tempat pembelian. Charger ini cukup mahal karena teknologi charging cepat proprietary. Jika menggunakan charger third-party atau charger Xiaomi biasa dengan wattage lebih rendah, kecepatan charging akan fallback ke standard sekitar 18-30W saja, tidak akan mencapai 120W maksimal. Untuk mendapat kecepatan penuh, harus menggunakan charger original atau charger kompatibel yang mendukung protokol HyperCharge 120W. Kabel USB-A to USB-C juga sebaiknya original atau berkualitas tinggi yang support arus tinggi minimal 6A. Charger aftermarket murah tidak disarankan karena bisa merusak baterai atau bahkan berbahaya. Lebih baik investasi untuk charger original atau dari brand terpercaya seperti Baseus atau Anker yang punya sertifikasi safety.

Editor kepala di web SabineBlog.com yang bertugas mereview semua artikel sebelum publish di Web SabineBlog. Penulis Ahli di bidang Komputer, Teknologi, Smartphone dan Gadget Lainnya selama Puluhan Tahun.


