Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Barcelona Pecat Kepala Pelatih Ernesto Valverde dan Menunjuk Quique Setien Sebagai Penggantinya

barcelona pecat pelatih valverde dan menunjuk quique sebagai penggantinya

Manajemen Barcelona Telah Memecat Kepala Pelatih Ernesto Valverde, dan menunjuk Quique Setien Sebagai Bos baru klub Barcelona yang berjulukan Blaugrana. Meskipun saat ini, Barcelona berada di puncak klasemen Liga Spanyol Divisi Primera musim 2019 hingga 2020 dengan meraih 40 poin

Awal Mula Pemecatan Ernesto Valverde

Presiden Barca Josep Bartomeu, telah memutuskan memecat kepala pelatih Ernesto Valverde di tengah kompetisi Liga Spanyol Divisi Primera kemarin malam. Pemecatan tersebut dipicu setelah Barcelona mengalami kekalahan dramatis di semifinal Piala Super Spanyol dengan skor 2 – 3 oleh Atletico Madrid.

Ketika itu, Ernesto Valverde sedang mengadakan sesi latihan tim pada Senin pagi di tengah spekulasi kuat pemecatannya sebagai kepala pelatih. Kemudian manajemen Barcelona, mengumumkan secara resmi memecat Pria berusia 55 tahun tersebut untuk meninggalkan kursi kepelatihan tim yang dijuluki Blaugrana.

Namun bukan hanya dipicu kekalahan di Piala Super, manajemen tidak puas akan tidak konsistennya hasil laga Barcelona di semua kompetisi. Walaupun Barcelona memimpin di peringkat 1 dengan 40 poin, hanya beda selisih gol lebih baik dibandingkan peringkat runner-up Real Madrid.


Sepak Terjang Ernesto Valderve Di Barcelona

Mantan Bos Athletic Bilbao dan Espanyol ini, telah mengemudikan Barcelona meraih gelar Liga Spanyol Divisi Primera selama 2 musim beruntun. Ernesto Valverde juga membawa tim yang dijuluki Blaugrana memenangkan Copa del Rey serta Piala Super Spanyol musim 2017/2018 yang lalu.

Namun di musim 2018 hingga 2019, Barcelona harus melepaskan piala Copa del Rey setelah mengalami kekalahan di final oleh Valencia. Catatan buruk Ernesto Valverde terus berlanjut, saat tim berjulukan Blaugarana harus tersingkir di semi-final Liga Champions tahun lalu oleh Liverpool.

Walaupun saat ini Barcelona masuk ke babak knock-out 16 besar Liga Champions 2020, dan masih di puncak klasemen Liga Spanyol. Namun hasil catatan tersebut, belum memuaskan dan memenuhi standar tinggi para petinggi Barcelona sehingga memutus kontrak kerja dengan pelatih Valverde.

Xavi Hernandez Tolak Sebagai Penganti Valverde

Pria yang bernama lengkap Xavier Xavi Hernandez telah mengakui, akan impiannya melatih Barcelona yang membesarkan namanya sebagai pemain sepak bola. Xavi telah mencatat 767 pertandingan dan 25 piala bersama klub dari musim 1999 hingga musim 2015 Liga Spanyol Divisi Primera.

Xavi saat ini, menjadi kepala pelatih Al Sadd di Liga Turki tidak memiliki hubungan harmonis dengan Presiden Barca Josep Bartomeu. Dengan alasan tersebut Xavi menolak sebagai penganti Valverde setelah ditemui petinggi Barcelona, dan manajemen memutuskan memanggil Quique Setien sebagai pengantinya.

Quique Setien Ditunjuk Sebagai Bos Baru Barcelona

Mantan bos Real Betis Quique Setien ditunjuk sebagai kepala pelatih baru Barcelona penganti Valverde dengan kontrak hingga Juni musim 2022. Tugas Bos baru Blaugrana Setien, membawa Barcelona memenangkan semua laga sisa LaLiga dan melebarkan jarak poin dengan rivalnya Real Madrid.

Kedatangan Bos baru Barcelona Setien menguntungkan pemain seperti Arthur, Frenkie de Jong, Marc-Andre ter Stegen, Gerard Pique dan Ivan Rakitic. Yang selama ini jarang dipasang sebagai pemain starter oleh Valverde, saat Barcelona bertanding pada laga tandang Liga Spanyol Divisi Primera.

Presiden Barca Josep Bartomeu, berharap Setien bisa memenuhi standar tinggi klub yang selama ini belum terpenuhi oleh mantan pelatih Valverde. Walaupun tugas yang diberikan para petinggi Barcelona kepada mantan kepala pelatih Real Betis Quique Setien, tidak akan mudah untuk dijalani.

Manajemen Ucapkan Terima Kasih Kepada Valverde

Sebuah pernyataan di situs web Barcelona mengatakan, Klub menyatakan rasa terima kasihnya kepada Ernesto Valverde atas kinerjanya sebagai kepala pelatih. Klub Barcelona memuji sikap Profesionalisme, komitmen, dedikasi, serta hasil kristalisasi keringatnya terhadap klub selama 2 musim Liga Spanyol Divisi Primera.