Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Keyboard Notebook Kamu Bermasalah? Berikut 6 Tips Untuk Memperbaikinya

tips memperbaiki keyboard bermasalah

Di saat pandemi virus Corona saat ini kita dianjurkan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Tentu saja saat ini notebook adalah merupakan sesuatu yang sangat penting untuk kita, karena pekerjaan kita lebih banyak dilakukan secara remote dari rumah, tetapi kadang kala kondisi notebook kita tidak selalu dalam keadaan baik. Salah satu kendala yang sering kita jumpai adalah masalah pada keyboard notebook kita, berikut ini 6 tips bagaimana cara memperbaiki keyboard yang bermasalah agar WFH kita tidak terganggu oleh masalah keyboard ini.

6 Cara Mengatasi Keyboard  Notebook Yang Tidak Berfungsi


1. Memastikan Kerusakan Pada Notebook


Kita tahu notebook itu terdiri dari hardware dan software, untuk kerusakan pada keyboard ada dua kemungkinan terjadi pada hardware atau software, maka kita perlu memastikan terlebih dahulu letak permasalahannya. Untuk mengeceknya kamu bisa restart Notebook kamu dan masuk ke dalam BIOS,  bila di dalam menu BIOS kamu bisa menggunakan keyboard, berarti permasalahan ada pada software Notebook.

2.  Bersihkan keyboard


Kadangkala keyboard kita bermasalah hanya pada beberapa tombol saja, sedangkan tombol yang lain bekerja secara normal. Hal ini disebabkan karena tumpukan debu yang menempel pada tombol keyboard tersebut .Langkah pertama yang bisa Kamu lakukan adalah dengan membersihkan debu yang menempel pada keyboard tersebut.

Untuk membersihkan keyboard dari debu secara efektif, Hal paling mendasar yang bisa kita lakukan adalah dengan cara memiringkan laptop kamu kurang lebih pada sudut 75 derajat dan menggoyang-goyangkan laptop kamu tersebut agar debunya hilang.

Cara lain yang lebih efektif untuk menghilangkan debu pada keyboard adalah bisa menggunakan selotip, pastikan selotip yang digunakan masih dalam keadaan yang lengket.

3.  Restart Notebook


Jika kamu mengalami kondisi dimana tiba-tiba keyboard kamu tidak berfungsi secara keseluruhan.  Ada kemungkinan problem terjadi pada software, Kamu bisa mencoba untuk merestart Notebook, kadangkala hal ini sudah bisa memperbaikinya.

4.  Restore Windows


Kalau keyboard kamu tidak berfungsi setelah melakukan Update system pada Windows atau menginstal suatu aplikasi, maka kamu bisa mencoba untuk melakukan restore Windows. Cara ini kadangkala bisa memperbaiki masalah pada keyboard notebook.

Untuk melakukan restore Windows bisa melakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Klik tombol Start lalu masuk ke menu control panel
  • Plih pada menu system and security lalu pilih menu backup your computer
  • Kemudian kami melihat ada menu open system restore kamu klik menu tersebut
Setelah perintah diatas kamu lakukan, maka secara otomatis Notebook kamu akan melakukan reboot ulang setelah selesai melakukan reboot, apabila masalah keyboard kamu memang dikarenakan oleh sistem Windows maka seharusnya keyboard kamu sudah bisa digunakan kembali.

5.  Perbaiki atau Update Driver Keyboard


Banyak kejadian keyboard pada notebook tidak berfungsi dikarenakan driver keyboard pada Windows rusak atau tidak up to date sehingga keyboard menjadi kurang responsif.

Untuk mengeceknya kamu bisa melakukan hal seperti ini:
  • Klik menu start lalu pilih control panel
  • Di dalam menu control panel kamu klik system and security lalu pilih Device Manager
  • Kamu cari keyboard dan kamu akan menemukan pilihan menu driver di bawahnya
Apabila kamu menemukan tanda segitiga kuning dengan tanda seru didalamnya, berarti driver keyboard kamu mengalami masalah. Kamu harus segera melakukan update driver yang telah disediakan pada website resmi produsen notebook kamu.

6.  Bawa ke Service Center Resmi


Apabila semua cara diatas telah Kamu lakukan, tetapi keyboard masih bermasalah, sebaiknya segera dibawa ke service center resmi. Karena biasanya kerusakannya disebabkan oleh hardware dan apabila sudah terlalu parah biasanya service center akan menyarankan Kamu untuk mengganti keyboard dengan yang baru daripada harus menservicenya, dikarenakan biaya yang dikeluarkan tidak terlalu berbeda.