Oppo Reno 5 4G – Spesifikasi Lengkap, Harga Baru dan Bekas Tahun 2026
Ponsel kelas menengah terus berkembang dengan fitur semakin canggih. Oppo Reno 5 4G hadir sebagai salah satu pilihan menarik dengan kombinasi desain premium dan spesifikasi mumpuni. Ponsel ini menawarkan layar AMOLED 90Hz, kamera 64MP, dan pengisian cepat 50W di harga terjangkau.

Meski sudah dirilis beberapa tahun lalu, Reno 5 4G masih banyak diminati hingga 2026. Pasar ponsel bekas membuat perangkat ini jadi pilihan ekonomis untuk berbagai kalangan. Mari kita bedah lengkap semua aspek ponsel ini untuk membantu keputusan pembelian.
Mengenal Ponsel Oppo Reno 5 4G
Seri Reno menjadi lini unggulan Oppo untuk segmen menengah.
Sejarah Peluncuran dan Rilis Tahun Berapa
Oppo Reno 5 4G rilis tahun berapa? Ponsel ini diumumkan pada 31 Desember 2020 dan resmi tersedia di pasaran mulai 9 Januari 2021. Peluncuran dilakukan hampir bersamaan dengan varian 5G, memberikan pilihan kepada konsumen sesuai kebutuhan konektivitas.
Waktu peluncuran bertepatan dengan awal tahun 2021 saat pasar ponsel menengah sangat kompetitif. Oppo ingin memberikan alternatif bagi konsumen yang menginginkan fitur lengkap tanpa harus membayar harga premium untuk konektivitas 5G yang belum begitu dibutuhkan saat itu.
Di Indonesia, Reno 5 4G disambut antusias karena harga yang lebih murah dibanding varian 5G namun tetap membawa fitur unggulan seperti layar AMOLED 90Hz, pengisian cepat 50W, dan kamera depan 44MP yang jarang ditemukan di kompetitor seharga.
Posisi di Lineup Reno Series
Seri Reno merupakan lini produk Oppo yang fokus pada desain stylish dan fotografi. Reno 5 4G berada di tengah lineup, di bawah flagship Reno 5 Pro tapi di atas seri A yang lebih entry level.
Reno series terkenal dengan desain tipis dan ringan, kamera yang powerful, serta pengisian cepat. Reno 5 4G mempertahankan DNA ini dengan body setebal 7.7mm dan bobot hanya 171 gram. Sangat nyaman digenggam dan dibawa sehari-hari.
Posisi sebagai varian 4G membuat harga lebih terjangkau sekitar 1-1.5 juta dibanding varian 5G. Strategi ini tepat untuk pasar Indonesia dimana jaringan 5G baru mulai berkembang di 2021-2022.
Target Pasar dan Keunggulan Utama
Target Pengguna:
Anak Muda dan Milenial:
Desain stylish dengan warna Galactic Silver dan Starlight Black menarik bagi segmen muda. Fitur kamera yang lengkap dengan mode AI Portrait, Dual-view Video cocok untuk konten kreator media sosial.
Content Creator Pemula:
Kamera 64MP dengan sensor Sony IMX686 dan kamera depan 44MP sangat mumpuni untuk foto dan video konten. Fitur video 4K 30fps dan slow motion 720p 960fps memberikan kreatifitas lebih.
Gamer Kasual:
Prosesor Snapdragon 720G cukup powerful untuk game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire dengan grafis tinggi. Layar AMOLED 90Hz memberikan pengalaman gaming lebih smooth.
Pekerja Mobile:
Baterai 4310 mAh dengan pengisian cepat 50W sangat praktis. Bisa full dalam 48 menit, cocok untuk yang sering bepergian dan butuh ponsel siap pakai cepat.
Keunggulan Utama:
Pengisian Cepat 50W:
Salah satu yang tercepat di kelasnya saat rilis. Full charge hanya 48 menit, charge 5 menit bisa dapat daya untuk beberapa jam pemakaian. Sangat praktis untuk kesibukan tinggi.
Layar AMOLED 90Hz:
Refresh rate 90Hz lebih smooth dibanding 60Hz standar. Scrolling media sosial, browsing, gaming terasa lebih lancar. Panel AMOLED memberikan warna vibrant dan hitam pekat dengan kontras tinggi.
Kamera Selfie 44MP:
Resolusi sangat tinggi untuk kamera depan. Hasil foto selfie detail dengan fitur AI Beautification yang natural. Cocok untuk video call, live streaming, dan konten vlog.
Desain Tipis dan Ringan:
Body 7.7mm sangat tipis dan bobot 171 gram ringan. Sangat comfortable di tangan dan saku. Tidak terasa berat meski dibawa seharian.
NFC Support:
Fitur NFC memungkinkan pembayaran digital dengan mendekatkan ponsel ke mesin EDC. Sangat praktis untuk transaksi cashless di merchant yang support.
Perbedaan dengan Varian 5G
Oppo Reno 5 5G adalah varian premium dengan beberapa perbedaan signifikan:
Prosesor:
-
4G: Snapdragon 720G (8nm, performa menengah)
-
5G: Snapdragon 765G (7nm, lebih kencang dengan modem 5G built-in)
Snapdragon 765G sekitar 25-30% lebih cepat dari 720G. Untuk gaming berat dan multitasking intensif, varian 5G lebih unggul.
Konektivitas:
-
4G: Hanya jaringan 4G LTE
-
5G: Support jaringan 5G untuk kecepatan internet ultra cepat
Di 2026, jaringan 5G sudah lebih luas di kota-kota besar Indonesia. Varian 5G lebih future-proof untuk beberapa tahun ke depan.
Harga:
-
4G saat rilis: Rp 4.999.000
-
5G saat rilis: Rp 6.499.000
Selisih Rp 1.5 juta cukup signifikan. Untuk yang tidak butuh 5G atau budget terbatas, varian 4G lebih value for money.
Performa:
-
4G Antutu: ~280.000-290.000
-
5G Antutu: ~340.000-360.000
Perbedaan performa terlihat di benchmark dan aplikasi berat. Untuk penggunaan normal, perbedaannya tidak terlalu terasa.
Rekomendasi:
Kalau budget cukup dan ingin future-proof dengan 5G, ambil varian 5G. Kalau budget pas-pasan atau merasa 4G LTE sudah cukup cepat, varian 4G sangat worth it dengan harga lebih murah.
Spesifikasi Oppo Reno 5 4G Lengkap
Detail teknis lengkap ponsel ini.
Prosesor Snapdragon 720G
Chipset Qualcomm Snapdragon 720G:
-
Proses fabrikasi: 8nm
-
Arsitektur CPU: Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 465 Gold + 6×1.8 GHz Kryo 465 Silver)
-
GPU: Adreno 618
-
Frekuensi GPU: 750 MHz
-
TDP: 5W maksimal
Snapdragon 720G adalah chipset kelas menengah yang balance antara performa dan efisiensi daya. Proses 8nm membuat konsumsi baterai efisien tanpa mengorbankan performa terlalu banyak.
Performa CPU:
Konfigurasi 2 core performance (2.3 GHz) dan 6 core efficiency (1.8 GHz) memberikan balance optimal. Aplikasi berat menggunakan core kencang, task ringan menggunakan core hemat daya.
Core Kryo 465 Gold berbasis Cortex-A76 yang cukup powerful untuk multitasking dan aplikasi berat. Core Silver berbasis Cortex-A55 yang sangat efisien untuk task background dan idle.
GPU Adreno 618:
GPU ini cukup capable untuk gaming menengah. Game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire bisa jalan smooth di grafis tinggi dengan frame rate stabil 50-60 fps.
Untuk game yang lebih berat seperti Genshin Impact, perlu turun ke grafis medium untuk dapat 40-50 fps playable. Tidak ideal untuk gaming hardcore tapi sangat cukup untuk gamer kasual.
ISP (Image Signal Processor):
Snapdragon 720G punya ISP Spectra 350L yang support kamera hingga 192MP atau dual 48MP. Ini memungkinkan kamera 64MP Reno 5 4G bekerja optimal dengan fitur seperti multi-frame noise reduction, HDR, dan AI enhancement.
Memori dan Penyimpanan
RAM 8GB LPDDR4X:
-
Kapasitas: 8GB
-
Tipe: LPDDR4X (Low Power DDR4X)
-
Kecepatan: 2133 MHz
-
Dual channel: Ya
RAM 8GB sangat cukup untuk multitasking. Bisa buka 10-15 aplikasi bersamaan tanpa lag. LPDDR4X lebih hemat daya 17% dibanding LPDDR4 biasa, membantu daya tahan baterai.
Dengan RAM 8GB, sistem operasi ColorOS bisa keep aplikasi lebih banyak di memory. Switching antar aplikasi lebih cepat tanpa reload. Gaming sambil browsing atau dengerin musik tetap smooth.
Storage 128GB UFS 2.1:
-
Kapasitas: 128GB
-
Tipe: UFS 2.1 (Universal Flash Storage)
-
Kecepatan baca: ~500 MB/s
-
Kecepatan tulis: ~200 MB/s
UFS 2.1 jauh lebih cepat dari eMMC yang dipakai ponsel murah. Booting OS, loading aplikasi, transfer file jauh lebih cepat. Install game besar tidak memakan waktu lama.
Kapasitas 128GB cukup untuk ratusan aplikasi, ribuan foto, puluhan video, dan beberapa game besar. Untuk yang koleksi media sangat banyak, ada slot microSD dedicated untuk ekspansi hingga 256GB.
Slot Kartu:
-
Dual SIM: Nano-SIM + Nano-SIM
-
MicroSD: Dedicated slot (tidak hybrid)
Kelebihan besar adalah slot microSD dedicated. Tidak perlu pilih antara dual SIM atau microSD. Bisa pakai dua kartu SIM sekaligus plus microSD untuk storage tambahan.
Layar AMOLED 90Hz
Spesifikasi Layar:
-
Ukuran: 6.4 inci
-
Tipe Panel: AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode)
-
Resolusi: 1080 x 2400 piksel (Full HD+)
-
Rasio aspek: 20:9
-
Kerapatan: ~411 ppi (pixel per inch)
-
Refresh Rate: 90Hz
-
Touch Sampling Rate: 180Hz
-
Kecerahan: 430 nits (typical), 600 nits (peak)
-
Screen-to-body ratio: ~84.8%
-
Proteksi: Corning Gorilla Glass 3
Teknologi AMOLED:
Panel AMOLED punya keunggulan besar dibanding LCD. Setiap piksel bisa menyala sendiri tanpa backlight. Hasilnya hitam benar-benar hitam (piksel mati), kontras tak terbatas, warna sangat vibrant dan saturated.
Keunggulan lain adalah respons waktu sangat cepat (0.01ms), tidak ada ghosting atau blur saat konten bergerak cepat. Viewing angle lebar 178 derajat tanpa color shift. Konsumsi daya lebih efisien untuk konten gelap.
Refresh Rate 90Hz:
Refresh rate adalah seberapa sering layar update gambar per detik. 90Hz artinya 90 kali per detik, lebih tinggi dari 60Hz standar. Hasilnya animasi, scrolling, transisi terlihat lebih smooth dan fluid.
Saat scroll media sosial (Instagram, Twitter, TikTok), perbedaan dengan 60Hz sangat terasa. Gerakan lebih halus tanpa stutter. Gaming di 90fps juga lebih responsive dengan input lag lebih rendah.
Touch sampling 180Hz artinya layar baca sentuhan 180 kali per detik. Ini penting untuk gaming dan typing cepat. Sentuhan terdeteksi lebih cepat dan akurat.
Resolusi Full HD+:
Resolusi 1080 x 2400 memberikan ketajaman 411 ppi. Angka ini sangat sharp, text dan gambar terlihat crisp tanpa pixelation. Untuk layar 6.4 inci, resolusi ini sweet spot antara ketajaman dan konsumsi daya.
Resolusi lebih tinggi seperti 2K (1440p) tidak terlalu signifikan beda visualnya di layar 6.4 inci, tapi konsumsi GPU dan baterai jauh lebih boros. Full HD+ adalah pilihan optimal.
Proteksi Gorilla Glass 3:
Corning Gorilla Glass 3 adalah generasi agak lama (rilis 2013) tapi masih decent untuk proteksi goresan. Lebih tahan gores dibanding kaca biasa, tapi tidak sebaik Gorilla Glass 5 atau Victus yang ada di flagship.
Untuk proteksi maksimal, tetap disarankan pakai tempered glass screen protector. Harga cuma Rp 20.000-50.000 tapi bisa save layar dari kerusakan.
Kamera Quad Utama dan Selfie 44MP
Kamera Belakang (Quad Camera):
Kamera Utama 64MP:
-
Sensor: Sony IMX686
-
Resolusi: 64 megapiksel
-
Aperture: f/1.7
-
Focal length: 26mm (wide)
-
Ukuran sensor: 1/1.73″
-
Ukuran piksel: 0.8µm
-
Fitur: PDAF (Phase Detection Auto Focus)
Sensor Sony IMX686 adalah sensor flagship yang dipakai banyak ponsel premium. Ukuran sensor 1/1.73 inci cukup besar untuk tangkap cahaya lebih banyak. Aperture f/1.7 sangat lebar, bagus untuk low light.
Dengan 64MP, foto bisa di-crop tanpa kehilangan detail. Atau pakai mode pixel binning 4-in-1 jadi 16MP dengan ukuran piksel 1.6µm untuk hasil lebih bright dan less noise di malam hari.
Kamera Ultra Wide 8MP:
-
Resolusi: 8 megapiksel
-
Aperture: f/2.2
-
Field of view: 119 derajat
-
Ukuran sensor: 1/4.0″
-
Ukuran piksel: 1.12µm
Kamera ultra wide 119 derajat sangat lebar, bisa tangkap landscape atau group photo dengan banyak orang. Cocok untuk foto arsitektur, pemandangan, atau situasi sempit yang butuh cakupan lebar.
Resolusi 8MP cukup untuk upload media sosial tapi kalau di-zoom atau print besar akan terlihat kurang tajam. Kualitas tidak sebaik kamera utama tapi sangat berguna untuk variasi sudut pandang.
Kamera Makro 2MP:
-
Resolusi: 2 megapiksel
-
Aperture: f/2.4
-
Jarak fokus: 4cm
Kamera makro untuk foto close-up objek sangat dekat seperti bunga, serangga, tekstur. Jarak minimal 4cm. Resolusi 2MP sangat rendah, foto hanya bisa untuk media sosial, tidak untuk print.
Kualitas kamera makro biasanya so-so di ponsel menengah. Lebih ke gimmick dan nice-to-have daripada fitur yang sering dipakai. Kadang hasil crop dari kamera utama 64MP malah lebih bagus.
Lensa Auxiliary:
Lensa keempat adalah auxiliary lens atau depth sensor yang hanya bantu kamera utama untuk efek bokeh portrait. Tidak bisa dipakai standalone untuk foto.
Kamera Depan (Selfie) 44MP:
-
Resolusi: 44 megapiksel
-
Aperture: f/2.4
-
Focal length: 24mm (wide)
-
Fitur: HDR, AI Beautification
Resolusi 44MP sangat tinggi dan jarang untuk kamera depan. Kebanyakan ponsel cuma 16MP atau 20MP. Dengan 44MP, selfie sangat detail bahkan untuk group selfie.
Fitur AI Beautification bisa smoothing kulit, perbesar mata, tirus wajah dengan natural. Tidak over-processed seperti beautification ponsel China lama yang hasilnya fake. Level beautification bisa diatur manual.
Video selfie support 1080p 30fps dan 120fps untuk slow motion. Ada gyro EIS (Electronic Image Stabilization) untuk video lebih stable meski goyang-goyang saat jalan.
Fitur Kamera:
AI Scene Recognition:
Kamera otomatis deteksi scene yang difoto (makanan, landscape, portrait, pet, sunset, dll) dan adjust setting optimal. Misalnya foto makanan jadi lebih vibrant, foto malam lebih bright.
AI Portrait Mode:
Mode bokeh blur background dengan deteksi subject akurat. Reno 5 4G punya mode AI Mixed Portrait yang bisa blur background tapi keep foreground elements sharp secara selektif. Hasilnya lebih natural.
Dual-view Video:
Rekam video pakai kamera depan dan belakang bersamaan dalam satu frame. Cocok untuk vlogger yang mau rekam reaksi sambil show objek yang difilmin.
Ultra Night Mode:
Mode khusus untuk foto malam dengan multi-frame stacking. Kamera ambil beberapa frame dengan exposure berbeda lalu gabung jadi satu foto dengan noise rendah dan detail tinggi meski lighting minim.
Live HDR:
Preview HDR langsung di viewfinder sebelum jepret. Tidak perlu tebak-tebak hasil akhir. Yang dilihat di layar adalah hasil yang akan didapat.
Video 4K:
Kamera utama support rekam video 4K 30fps. Kualitas sangat tajam untuk upload YouTube atau edit project video. Sayangnya tidak ada 4K 60fps, hanya 1080p yang support 60fps.
Slow Motion Extreme:
Bisa rekam slow motion hingga 720p 960fps. Ini 32x lambat dari kecepatan normal. Cocok untuk capture moment cepat seperti air splash, bola jatuh, rambut kibas.
Baterai dan Pengisian Cepat
Kapasitas Baterai:
-
Kapasitas: 4310 mAh
-
Tipe: Li-Po (Lithium Polymer) non-removable
-
Pengisian: 50W VOOC Flash Charge 4.0
-
Kabel: USB Type-C
-
Reverse charging: Yes (via kabel)
Baterai 4310 mAh adalah kapasitas standar untuk ponsel 2021 di kelas ini. Cukup untuk 1 hari penuh penggunaan normal. Untuk usage heavy (gaming, video streaming banyak), bisa habis dalam 6-8 jam.
Pengisian 50W:
Ini adalah highlight utama Reno 5 4G. Teknologi VOOC Flash Charge 4.0 bisa charge 0-100% dalam 48 menit. Ini sangat cepat dibanding kompetitor yang rata-rata masih 18W atau 25W.
Charging 5 menit bisa dapat ~20% yang cukup untuk 2-3 jam pemakaian ringan. Sangat praktis untuk yang sering lupa charge malam atau butuh top-up cepat sebelum keluar.
Teknologi VOOC:
VOOC (Voltage Open Loop Multi-step Constant-Current Charging) adalah teknologi proprietary Oppo. Bedanya dengan fast charging biasa adalah low voltage high current yang membuat ponsel tidak terlalu panas saat charge cepat.
Panas adalah musuh baterai. Dengan VOOC yang keep temperature rendah, kesehatan baterai lebih terjaga. Setelah 2-3 tahun, degradasi baterai tidak sedrastis ponsel dengan fast charge biasa yang panas.
Reverse Charging:
Reno 5 4G support reverse wired charging. Bisa charge perangkat lain (smartwatch, earbuds, ponsel lain) pakai kabel dari Reno 5. Berguna untuk emergency tapi tidak ada wireless reverse charging.
Sistem Operasi dan Fitur
OS dan UI:
-
Launch OS: Android 11 dengan ColorOS 11.1
-
Upgradeable: Android 12 dengan ColorOS 12
-
Status 2026: Sudah tidak dapat update major OS tapi masih dapat security patch occasional
ColorOS 11.1 membawa banyak perbaikan dari versi sebelumnya. Interface lebih clean dan modern dengan icon redesign. Animasi lebih smooth dengan optimasi untuk refresh rate 90Hz.
Fitur ColorOS:
Dark Mode 2.0:
Dark mode yang lebih advanced dengan tiga level (gentle, medium, enhanced). Bisa schedule otomatis berdasarkan waktu atau sensor cahaya. Save baterai signifikan di panel AMOLED.
Flexdrop:
Fitur floating window yang memungkinkan buka aplikasi dalam window kecil di atas aplikasi lain. Berguna untuk multitasking seperti nonton YouTube sambil chat WhatsApp.
Three-finger Screenshot:
Swipe 3 jari dari atas ke bawah untuk screenshot. Bisa langsung edit, crop, atau share. Ada juga Long Screenshot untuk capture halaman panjang.
Smart Sidebar:
Sidebar yang bisa di-swipe dari samping layar untuk akses cepat aplikasi favorit, tools, atau shortcut. Bisa customize sendiri isi sidebarnya.
Game Space:
Mode khusus gaming yang blok notifikasi, optimasi performa, dan monitoring stats seperti FPS dan temperature. Bisa adjust brightness dan touch sensitivity khusus untuk game.
Sensor dan Fitur:
-
Fingerprint: Under-display optical (posisi di layar)
-
Face Unlock: Yes (2D, kurang secure dari 3D)
-
Accelerometer: Yes
-
Gyroscope: Yes
-
Proximity: Yes
-
Compass: Yes
-
Barometer: No
-
Infrared: No
-
NFC: Yes (market dependent, di Indonesia tersedia)
Fingerprint under-display cukup cepat dengan akurasi bagus. Posisi di bawah layar lebih convenient dibanding belakang atau samping. Face unlock 2D cepat untuk unlock kasual tapi tidak se-secure fingerprint atau 3D face unlock.
-
Loudspeaker: Mono speaker (bottom firing)
-
3.5mm jack: Yes
-
Audio codec: Integrated
-
Bluetooth: 5.1 dengan A2DP, LE, aptX HD
Masih ada jack 3.5mm adalah plus point besar. Bisa pakai earphone/headphone kabel biasa tanpa dongle. Bluetooth 5.1 dengan aptX HD memberikan kualitas audio wireless yang sangat baik.
Mono speaker cukup loud tapi kualitas audio rata-rata. Tidak ada stereo speaker yang lebih immersive. Untuk multimedia serius, pakai earphone/headphone lebih baik.
Performa dan Skor Antutu Oppo Reno 5 4G
Benchmark dan performa nyata sehari-hari.
Skor Benchmark Antutu
Oppo Reno 5 4G Antutu score berkisar:
-
Antutu v8: 280.000 – 290.000 poin
-
Antutu v9: 340.000 – 360.000 poin (scoring system berbeda)
Score ini menempatkan Reno 5 4G di tier menengah-atas. Lebih tinggi dari Snapdragon 665 atau Helio G85, tapi di bawah Snapdragon 765G atau 778G.
Breakdown Score Antutu v8 (~289.000):
-
CPU: ~92.000 (performa prosesor)
-
GPU: ~77.000 (performa grafis)
-
MEM: ~71.000 (performa RAM)
-
UX: ~49.000 (user experience, storage speed)
GPU score cukup bagus berkat Adreno 618 yang capable. CPU score solid untuk prosesor 8nm mid-range. MEM score tinggi karena RAM 8GB LPDDR4X dual channel. UX score decent dari UFS 2.1 storage.
Geekbench 5:
-
Single-core: ~569-580
-
Multi-core: ~1680-1710
Single-core score menunjukkan performa task yang cuma pakai satu core (browsing, UI responsiveness). Multi-core untuk task paralel (rendering, encoding, multitasking).
3DMark Wild Life:
-
Overall score: ~1050
-
Average FPS: 6.3 fps
Score ini untuk benchmark grafis modern. Hasil cukup untuk gaming casual tapi tidak untuk gaming hardcore.
Performa Gaming dan Multitasking
Gaming Performa:
Mobile Legends:
-
Grafis High: 60 fps stabil
-
Grafis Ultra: 55-60 fps dengan occasional drop
-
Temperature: Hangat setelah 30 menit (40-42°C)
-
Battery drain: ~15-18% per jam
Game MOBA ini jalan sangat lancar. Refresh rate 90Hz bikin gameplay lebih smooth meski game cap di 60 fps. Kontrolnya responsive tanpa lag.
PUBG Mobile:
-
Grafis Smooth + Extreme: 60 fps (locked)
-
Grafis Balanced + High: 40-45 fps
-
Grafis HD + Ultra: 30 fps (not recommended)
-
Temperature: Cukup panas setelah 30 menit (42-45°C)
PUBG bisa jalan smooth di setting Smooth + Extreme. Untuk grafis lebih tinggi, perlu turun frame rate atau akan stuttering. Adreno 618 cukup capable tapi bukan untuk ultra setting.
Free Fire:
-
Grafis High: 60 fps stabil
-
Battery drain: ~12-15% per jam
Game ini lebih ringan dari PUBG, jalan sangat lancar di grafis tinggi. Refresh rate 90Hz dan touch sampling 180Hz memberikan advantage saat gunfight.
Genshin Impact:
-
Grafis Low: 45-55 fps
-
Grafis Medium: 35-45 fps
-
Grafis High: 25-30 fps (not playable)
Game ini sangat berat. Snapdragon 720G struggle untuk maintain 60 fps even di low. Harus compromise antara grafis dan frame rate. Untuk casual play di low-medium still enjoyable.
Call of Duty Mobile:
-
Grafis Medium + High: 50-60 fps
-
Grafis High + Max: 40-50 fps
CoD Mobile optimization cukup baik, bisa jalan smooth di medium-high. Gameplay responsive dengan touch sampling tinggi.
Multitasking:
RAM 8GB sangat cukup untuk multitasking berat. Tes buka 15 aplikasi bersamaan (Chrome 10 tabs, Instagram, WhatsApp, Telegram, YouTube, Spotify, Maps, Camera, Gallery, Gmail, Drive) tidak ada reload saat switch antar aplikasi.
ColorOS memory management cukup aggressive untuk save baterai tapi bisa diatur manual. Bisa lock aplikasi penting di memory supaya tidak di-kill background.
Split Screen:
Bisa buka dua aplikasi sekaligus dalam mode split screen. Cocok untuk nonton YouTube sambil chat atau browsing sambil catat di notes. Layar 6.4 inci cukup luas untuk split screen comfortable.
Kecepatan Sistem Operasi
Booting Time:
Cold boot dari mati ke home screen ~35-40 detik. Termasuk cepat berkat UFS 2.1 storage.
App Launch Speed:
Aplikasi ringan (WhatsApp, Instagram, Twitter) buka instant < 1 detik. Aplikasi berat (game, video editor) 2-5 detik.
Browser Speed:
Scrolling di Chrome sangat smooth dengan 90Hz. Loading website kompleks cepat. JavaScript-heavy site tidak lag.
UI Responsiveness:
Animasi smooth tanpa stutter. Gesture navigation fluid. Tidak ada lag saat buka app drawer atau quick settings.
Thermal Management:
Ponsel hangat saat gaming atau charging tapi tidak sampai panas berlebihan. Snapdragon 720G 8nm cukup efisien. Tidak ada thermal throttling signifikan dalam 30 menit gaming.
Pengalaman Pengguna Sehari-hari
Pemakaian Ringan (Social Media, Messaging, Browsing):
Sangat lancar tanpa keluhan. Baterai bisa tahan 10-12 jam screen-on-time. Refresh rate 90Hz bikin scrolling Instagram, Twitter, TikTok sangat satisfying.
Pemakaian Sedang (Ditambah Streaming Video, Foto):
Baterai tahan 7-9 jam SOT. Netflix, YouTube dalam resolusi Full HD smooth tanpa buffering (asalkan koneksi bagus). Kamera responsif, tidak lag saat ambil banyak foto.
Pemakaian Berat (Gaming, Video Recording, Editing):
Baterai habis 5-7 jam SOT. Ponsel hangat tapi tidak overheat. Performance sustained cukup baik meski ada sedikit throttling setelah 1 jam gaming continuous.
Standby Time:
Dalam mode standby dengan WiFi on, battery drain ~1-2% per jam. Bisa standby 2-3 hari kalau tidak dipakai. Dengan AOD (Always On Display) aktif, drain ~3-4% per jam.
Kamera Oppo Reno 5 4G
Detail kemampuan fotografi dan videografi.
Kamera Utama 64MP
Kualitas Foto Siang Hari:
Hasil foto di cahaya cukup sangat baik. Warna akurat dan vibrant tanpa over-saturated. Detail tinggi dengan noise minimal. Dynamic range bagus berkat HDR otomatis.
Foto 64MP penuh berukuran ~15-20MB per foto. Bisa crop dan zoom tanpa kehilangan banyak detail. Untuk upload media sosial, mode 16MP (pixel binning) lebih praktis dengan ukuran file lebih kecil (~5-6MB) tapi kualitas masih excellent.
Kualitas Foto Low Light:
Dengan aperture f/1.7 yang lebar dan sensor 1/1.73 inci, low light performance cukup baik. Mode Night bisa tangkap detail di tempat gelap dengan noise terkontrol.
Perlu stabilkan tangan saat ambil foto malam karena exposure time lebih lama (2-3 detik). Pakai tripod atau sandaran untuk hasil optimal. AI Night Mode otomatis stack beberapa frame untuk reduce noise.
Fokus dan Sharpness:
PDAF (Phase Detection Auto Focus) cepat dan akurat. Lock focus dalam 0.3-0.5 detik bahkan di low light. Tracking subject bergerak cukup baik meski tidak se-canggih flagship.
Sharpness foto excellent di center frame. Edge ada sedikit softness tapi tidak mengganggu. Lens distortion minimal.
Color Accuracy:
Warna cenderung sedikit boost untuk look more appealing tapi tidak sampai unnatural. Skin tone akurat dalam mode portrait. White balance kadang agak warm di indoor lighting tapi bisa adjust manual.
Kamera Ultra Wide 8MP
Field of View 119 Derajat:
Cakupan sangat lebar, bisa tangkap landscape luas atau group photo banyak orang dalam frame sempit. Cocok untuk foto arsitektur atau indoor cramped space.
Kualitas vs Kamera Utama:
Jelas lebih rendah dari kamera utama 64MP. Resolusi cuma 8MP, detail kurang tajam terutama di edge. Warna kadang agak berbeda tone dari kamera utama.
Distorsi barrel (fish-eye effect) lumayan terlihat di edge frame. ColorOS ada correction otomatis tapi tidak perfect. Untuk foto profesional, distorsi ini bisa mengganggu.
Kapan Pakai Ultra Wide:
-
Landscape dan pemandangan luas
-
Arsitektur dan bangunan tinggi
-
Group photo dengan banyak orang
-
Interior ruangan sempit
-
Creative angle yang butuh perspektif lebar
Jangan pakai ultra wide untuk portrait karena distorsi bikin wajah melebar di edge. Jangan pakai untuk low light karena aperture f/2.2 tidak cukup lebar dan hasil akan noisy.
Kamera Makro dan Lensa Bantu
Kamera Makro 2MP:
Resolusi 2MP sangat rendah, hasil foto cuma ~1600×1200 piksel. Hanya cukup untuk upload Instagram atau WhatsApp, tidak untuk print atau crop.
Jarak fokus minimal 4cm. Berguna untuk foto detail close-up seperti tekstur daun, bunga, serangga kecil, permukaan objek.
Kualitas so-so dengan noise cukup tinggi dan detail terbatas. Kadang hasil crop dari kamera utama 64MP malah lebih baik dari dedicated macro 2MP ini.
Lensa Auxiliary (Depth Sensor):
Lensa keempat hanya sensor bantu untuk deteksi kedalaman dalam mode portrait. Tidak menghasilkan foto standalone.
Bantu kamera utama untuk detect edge subject dan blur background lebih akurat. Hasilnya portrait bokeh lebih natural dengan edge detection lebih presisi.
Kamera Depan 44MP
Resolusi Tinggi:
44MP adalah resolusi luar biasa tinggi untuk kamera depan. Selfie sangat detail bahkan untuk group selfie atau saat di-crop.
Mode default adalah 11MP (pixel binning 4-in-1) untuk hasil lebih bright dan less noisy. Mode 44MP penuh tersedia untuk detail maksimal.
AI Beautification:
Fitur beautification dengan AI detection wajah. Bisa smooth kulit, perbesar mata, tirus wajah, putihkan gigi, hapus jerawat. Level bisa diatur manual dari 0-100.
Hasil cukup natural kalau tidak over-setting. Di level 30-50, hasilnya enhance tanpa keliatan fake. Lebih tinggi dari 70 mulai keliatan artificial.
Portrait Mode Depan:
Bokeh blur background dengan deteksi edge rambut yang cukup akurat. Bisa adjust level bokeh setelah foto diambil.
Video Selfie:
Support 1080p 30fps dan 120fps untuk slow motion. Ada gyro EIS untuk stabilization. Kualitas video selfie bagus untuk vlog atau live streaming.
Fitur AI dan Mode Pemotretan
AI Scene Recognition:
Otomatis deteksi 21 scene berbeda (makanan, sunset, landscape, portrait, pet, snow, beach, dll). Adjust parameter kamera otomatis untuk hasil optimal tiap scene.
Akurasi detection cukup baik. Kadang salah deteksi tapi bisa switch manual atau disable fitur ini.
AI Mixed Portrait:
Mode portrait advanced yang bisa selective blur. Misalnya blur background tapi keep foreground objects (bunga, pagar) tetap sharp. Lebih natural dibanding blur total.
Portrait Color Mode:
Subject berwarna tapi background jadi black and white. Efek dramatic yang populer untuk konten media sosial.
Dazzle Color Mode:
Boost saturation dan kontras untuk look more vibrant dan eye-catching. Cocok untuk foto produk atau objek colorful.
Dual-view Video:
Rekam video pakai kamera depan dan belakang sekaligus dalam satu frame. Layout bisa split screen, picture-in-picture, atau side-by-side.
Cocok untuk vlogger yang mau show reaksi sambil rekam scene. Atau tutorial yang butuh show face dan hands bersamaan.
Ultra Steady Video:
EIS (Electronic Image Stabilization) advance dengan gyroscope data untuk stabilkan video saat jalan atau goyang. Hasilnya smooth meski recording handheld tanpa gimbal.
Crop factor ~10% untuk stabilization. Frame agak lebih sempit tapi stabilization effect sangat worth it.
Kualitas Video
Resolusi dan Frame Rate:
-
Kamera Belakang: 4K 30fps, 1080p 30/60/120/480fps, 720p 960fps
-
Kamera Depan: 1080p 30/120fps, 720p 240fps
4K 30fps sangat tajam untuk project video serius atau upload YouTube. 1080p 60fps smooth untuk vlog atau action scene. Slow motion 720p 960fps bisa capture moment sangat cepat dalam 32x slow.
Bitrate dan Codec:
Video 4K ~48Mbps, 1080p 60fps ~20Mbps, 1080p 30fps ~16Mbps. Codec H.264 (AVC) untuk compatibility luas. Tidak ada H.265 (HEVC) untuk file size lebih kecil.
Stabilization:
EIS tersedia di semua resolusi. Gyro EIS di 1080p sangat efektif. Di 4K sedikit kurang smooth tapi masih decent.
Audio Recording:
Stereo audio recording dengan noise cancellation. Kualitas audio cukup jernih meski tidak se-detail ponsel dengan dedicated audio chip.
Live HDR:
HDR preview real-time saat rekam video. Langsung lihat hasil akhir di viewfinder. Dynamic range lebih lebar, highlight tidak blown out, shadow lebih terang.
Harga Oppo Reno 5 4G Baru
Informasi harga ponsel baru saat rilis dan 2026.
Harga Saat Pertama Rilis
Oppo Reno 5 4G harganya berapa? Saat pertama rilis Januari 2021 di Indonesia:
Harga Resmi:
-
Varian 8GB/128GB: Rp 4.999.000
Ini harga official dari Oppo Indonesia. Harga termasuk kompetitif untuk spek yang ditawarkan (Snapdragon 720G, 8GB RAM, AMOLED 90Hz, pengisian 50W, kamera 64MP + 44MP selfie).
Promo Launching:
Saat pre-order dan minggu pertama rilis ada promo:
-
Diskon hingga Rp 300.000 dengan cashback atau voucher
-
Gratis Oppo Enco W11 atau W31 (earbuds wireless)
-
Cicilan 0% 6 bulan untuk kartu kredit tertentu
-
Trade-in bonus untuk tukar tambah ponsel lama
Dengan promo, harga efektif bisa turun jadi ~Rp 4.7 juta plus bonus earbuds senilai Rp 500.000an. Value package yang sangat menarik.
Perbandingan dengan Kompetitor Saat Itu:
-
Realme 7 Pro (Snapdragon 720G, 8/128GB, 65W charging): Rp 4.499.000 (lebih murah tapi layar AMOLED 60Hz)
-
Redmi Note 10 Pro (Snapdragon 732G, 8/128GB, 120Hz): Rp 4.299.000 (lebih murah, refresh rate lebih tinggi tapi charging cuma 33W)
-
Samsung Galaxy A52 (Snapdragon 720G, 8/128GB, 90Hz): Rp 5.499.000 (lebih mahal, IP67 water resistant)
-
Poco X3 Pro (Snapdragon 860, 8/256GB, 120Hz): Rp 3.999.000 (jauh lebih kencang tapi desain kurang premium, layar LCD)
Reno 5 4G positioning di tengah dengan balance fitur dan desain premium.
Harga Pasaran 2026
Status 2026:
Reno 5 4G sudah discontinue dari lineup resmi Oppo. Tidak dijual baru di toko official lagi. Yang ada di market adalah stock lama atau refurbished.
Harga Unit Baru Sisa Stock:
Sangat jarang ditemukan. Kalau ada biasanya toko kecil dengan stock lama:
-
Harga: Rp 3.499.000 – Rp 3.999.000
-
Lebih murah ~Rp 1 juta dari harga rilis
-
Stock terbatas dan kondisi box kadang agak lecek dari storage lama
Worth It Beli Baru 2026?
Tidak terlalu recommended beli baru di 2026. Ponsel sudah 5 tahun, teknologi sudah outdated. Dengan budget Rp 3.5-4 juta bisa dapat ponsel baru 2024-2025 dengan spek lebih baik:
-
Snapdragon 680/695 lebih efisien dan support 5G
-
Layar AMOLED 120Hz sudah standar
-
Kamera dengan sensor lebih baru
-
Baterai lebih besar 5000mAh+
-
Android versi lebih baru dengan update support lebih lama
Kecuali dapat harga sangat murah < Rp 3 juta untuk unit baru, lebih baik beli ponsel baru generasi terbaru atau beli Reno 5 4G bekas yang jauh lebih murah.
Perbandingan Harga Antar Toko
Untuk stock lama yang masih ada:
Toko Online:
-
Tokopedia: Rp 3.599.000 – Rp 3.999.000 (stock sangat terbatas, mostly reseller)
-
Shopee: Rp 3.499.000 – Rp 3.899.000 (beberapa seller punya stock lama)
-
Lazada: Hampir tidak ada stock baru
Toko Fisik:
-
Toko Oppo Resmi: Tidak ada stock
-
Counter HP Multi-brand: Rp 3.700.000 – Rp 4.200.000 (kalau ada, biasanya nego bisa turun)
-
Toko Online Lokal: Rp 3.500.000 – Rp 3.900.000
Tips Kalau Beli Baru:
-
Pastikan segel masih utuh
-
Cek tanggal produksi (jangan terlalu lama, baterai bisa drop health)
-
Minta garansi toko minimal 1 bulan
-
Test sebelum beli (charge, WiFi, kamera, sensor, dll)
-
Nego harga, stock lama biasanya bisa turun Rp 200-300 ribu
Varian Warna dan Harga
Warna Resmi:
-
Galactic Silver (Fantasy Silver): Silver metallic dengan gradasi holographic
-
Starlight Black (Starry Black): Hitam dengan shimmer subtle
Kedua warna sama harga. Tidak ada varian harga berbeda untuk warna berbeda.
Popularitas:
Galactic Silver lebih populer karena tampilan lebih eye-catching dan unik. Starlight Black lebih konservatif dan profesional. Silver sold out lebih cepat saat launching.
Harga Oppo Reno 5 4G Second 2026
Pasar ponsel bekas dan kisaran harga.
Kisaran Harga Bekas
Oppo Reno 5 seken berapa? Harga second-hand per Januari 2026 bervariasi tergantung kondisi:
Kondisi Fullset Mulus (95-98%):
-
Harga: Rp 2.000.000 – Rp 2.500.000
-
Kelengkapan: Box, charger, kabel, case, screen protector, nota
-
Fisik: Tidak ada scratch atau penyok, layar mulus
-
Fungsi: Semua normal, baterai health >85%
-
Garansi: Kadang masih ada sisa kalau beli awal
Ini kondisi paling bagus untuk second. Ponsel terawat baik, pemakaian ringan, seperti baru. Cocok untuk yang mau second tapi kondisi mendekati baru.
Kondisi Normal (85-90%):
-
Harga: Rp 1.700.000 – Rp 2.000.000
-
Kelengkapan: Box ada, charger/kabel kadang aftermarket
-
Fisik: Baret halus normal wear, lecet kecil di frame
-
Fungsi: Semua normal, baterai health 75-85%
Kondisi paling umum untuk ponsel usia 3-4 tahun. Bekas pemakaian pribadi dengan perawatan standard. Kondisi layak pakai tanpa masalah signifikan.
Kondisi Bekas Pakai (75-80%):
-
Harga: Rp 1.450.000 – Rp 1.700.000
-
Kelengkapan: Unit only atau charger aftermarket
-
Fisik: Baret/penyok lumayan, cat bisa ada kelupas
-
Fungsi: Semua kerja tapi baterai health 65-75%
Ponsel dengan usage heavy. Fisik ada tanda-tanda pemakaian. Performa masih oke tapi baterai mulai drop. Cocok untuk budget sangat limited atau temporary phone.
Kondisi Minus (< 75%):
-
Harga: Rp 850.000 – Rp 1.300.000
-
Ada kerusakan: Layar baret parah, body penyok, baterai bocor/kembung, fungsi ada yang mati (NFC, sensor, dll)
Ponsel dengan defect atau kerusakan. Perlu repair tambahan. Hanya beli kalau harga sangat murah dan siap repair sendiri.
Pasar Marketplace:
Tokopedia:
Range harga Rp 1.450.000 – Rp 2.500.000 tergantung kondisi dan seller. Ada rating dan review buyer membantu assess kredibilitas seller.
Shopee:
Range Rp 1.450.000 – Rp 2.445.000. Banyak seller toko dengan garansi 1-3 bulan. Cashback dan voucher bisa turunkan harga efektif.
OLX:
Range Rp 1.250.000 – Rp 2.200.000. Kebanyakan penjual individu. Harga bisa nego lebih agresif tapi resiko lebih tinggi (tidak ada proteksi platform).
Facebook Marketplace:
Range Rp 1.200.000 – Rp 2.300.000. Banyak penjual lokal untuk COD. Bisa inspect langsung sebelum beli.
Faktor Yang Mempengaruhi Harga
1. Kondisi Fisik:
Semakin mulus, semakin mahal. Baret dan penyok signifikan bisa turunkan harga Rp 200-500 ribu. Layar pecah atau retak turunkan harga Rp 500-800 ribu (cost repair LCD ~Rp 580-620 ribu).
2. Kesehatan Baterai:
Battery health >85% ideal. 75-85% acceptable. <75% butuh ganti baterai baru (cost Rp 200-300 ribu). Baterai kembung sangat berbahaya, hindari atau minta diskon besar untuk replace.
3. Kelengkapan:
Fullset dengan box, charger original, kabel, case, screen protector bisa naik Rp 150-250 ribu. Charger original 50W penting karena aftermarket tidak support VOOC charging speed penuh.
4. Garansi:
Ponsel dengan garansi resmi masih berlaku (sisa beberapa bulan) bisa premium Rp 100-200 ribu. Garansi toko (1-3 bulan) menambah trust untuk beli second.
5. Imei dan Status:
Clean IMEI (tidak blacklist, tidak lost) wajib. IMEI bermasalah bisa bikin ponsel tidak bisa pakai kartu tertentu atau bahkan disita. Selalu cek imei.info sebelum beli.
6. Lokasi Seller:
Kota besar (Jakarta, Surabaya, Bandung) harga cenderung lebih mahal tapi pilihan lebih banyak. Kota kecil harga bisa lebih murah tapi stock terbatas. Ongkir antar kota bisa nambah Rp 30-50 ribu.
7. Timing:
Harga second cenderung turun saat ada launching ponsel baru besar (Galaxy S series, iPhone baru) karena banyak orang upgrade dan jual ponsel lama. Bisa dapat deal lebih baik.
Kondisi dan Kelengkapan
Yang Wajib Di-Check Sebelum Beli:
Fisik:
-
Layar: Cek dead pixel, burn-in AMOLED, responsiveness touch
-
Body: Cek penyok, baret, cat kelupas, frame bengkok
-
Port: Cek USB Type-C tidak longgar, jack 3.5mm bersih
-
Tombol: Semua tombol (power, volume, bixby) berfungsi dan tidak macet
-
SIM Tray: Tidak patah atau rusak
Fungsi:
-
Charge: Test charge, pastikan detect 50W VOOC kalau pakai charger original
-
WiFi & Bluetooth: Connect ke jaringan, transfer file
-
GPS: Buka Maps, pastikan lock signal cepat dan akurat
-
Kamera: Test semua kamera (utama, ultra wide, makro, selfie), cek fokus, shutter lag
-
Speaker: Main audio, pastikan tidak pecah atau distorsi
-
Mic: Record audio, telepon, pastikan jernih
-
Sensor: Fingerprint, gyroscope, proximity, accelerometer semua kerja
-
NFC: Test tap ke mesin EDC atau ponsel lain
Software:
-
IMEI: Cek dengan *#06#, match dengan box dan stiker belakang
-
iCloud/Google Lock: Pastikan tidak ada FRP lock
-
Software: Update ke versi terbaru, tidak ada bug atau crash
-
Battery Health: Pakai app AccuBattery untuk cek kesehatan baterai
- Root/Custom ROM: Pastikan masih stock ROM dengan garansi
Kelengkapan Ideal:
-
Box original dengan serial number match
-
Charger VOOC 50W original (penting!)
-
Kabel USB Type-C original
-
Case/casing bawaan
-
Screen protector (bonus)
-
Nota pembelian original (untuk garansi yang masih berlaku)
-
Kartu garansi (kalau masih ada sisa)
Kelengkapan Minimal Acceptable:
-
Unit ponsel dalam kondisi baik
-
Charger (bisa aftermarket tapi disarankan original untuk VOOC full speed)
-
Kabel charging
Tips Membeli Bekas
1. Beli dari Seller Terpercaya:
Cek rating dan review seller. Pilih yang punya review banyak dengan rating tinggi. Toko dengan reputasi baik biasanya jual barang berkualitas dan after-sales responsif.
2. Minta Video/Foto Detail:
Minta seller kirim video atau foto dari semua sisi. Video test fungsi (camera, fingerprint, charging) lebih meyakinkan dari foto saja. Cek timestamp untuk pastikan foto/video memang fresh bukan stock lama.
3. COD Lebih Aman:
Kalau memungkinkan, pilih COD (bayar di tempat) untuk inspect langsung sebelum bayar. Test semua fungsi di depan seller. Kalau ada masalah bisa langsung cancel.
4. Gunakan Rekber Marketplace:
Kalau beli online non-COD, pakai rekening bersama marketplace. Uang ditahan platform sampai barang diterima dan dikonfirmasi OK. Proteksi buyer kalau barang tidak sesuai atau bermasalah.
5. Cek IMEI Online:
Cek di imei.info atau checkmend.com untuk pastikan IMEI clean, tidak blacklist, tidak lost/stolen. IMEI bermasalah bisa bikin ponsel tidak bisa aktivasi atau disita kalau ketemu pemilik asli.
6. Nego dengan Wajar:
Harga second memang bisa nego tapi jangan terlalu rendah dari harga pasar. Seller juga butuh margin. Nego 5-15% dari asking price adalah wajar. Kalau nego terlalu agresif, seller bisa males lanjut.
7. Minta Garansi Toko:
Toko second biasanya kasih garansi 1 minggu sampai 3 bulan untuk hardware. Ini penting untuk jaga-jaga ada masalah tersembunyi yang baru muncul setelah beberapa hari pemakaian.
8. Budget Extra untuk Repair:
Sisihkan budget Rp 300-500 ribu untuk kemungkinan ganti baterai, LCD, atau komponen minor. Ponsel usia 4-5 tahun kemungkinan butuh refresh parts tertentu.
Red Flags yang Harus Dihindari:
Harga Terlalu Murah:
Kalau harga jauh di bawah pasaran (misalnya Rp 900 ribu untuk kondisi mulus), patut curiga. Bisa barang bermasalah, hasil ilegal, atau scam.
Seller Tidak Mau COD atau Video Call:
Seller legit biasanya OK untuk COD atau video call inspect barang. Kalau menolak dengan alasan macam-macam, kemungkinan ada yang disembunyikan.
IMEI Bermasalah:
Blacklist, lost, stolen IMEI adalah deal breaker. Jangan beli meski harga super murah. Ponsel bisa tiba-tiba mati atau kena blokir operator.
Modifikasi Hardware:
ROM custom, root, atau hardware modifikasi bisa hilangkan garansi dan potensi masalah software/hardware. Kecuali paham dan siap deal dengan resiko, hindari unit modified.
Fisik Terlalu Rusak:
Layar retak, body sangat penyok, tanda bekas air/liquid damage, baterai kembung adalah pertanda ponsel abuse. Biaya repair bisa lebih mahal dari selisih harga.
Perbandingan Oppo Reno 5 4G vs 5G
Bedanya kedua varian ini.
Perbedaan Prosesor
Reno 5 4G: Snapdragon 720G
-
Proses: 8nm
-
CPU: Octa-core (2×2.3 GHz + 6×1.8 GHz)
-
GPU: Adreno 618
-
Antutu: ~280.000-290.000
Reno 5 5G: Snapdragon 765G
-
Proses: 7nm
-
CPU: Octa-core (1×2.4 GHz + 1×2.2 GHz + 6×1.8 GHz)
-
GPU: Adreno 620
-
Antutu: ~340.000-360.000
Performa:
765G lebih cepat ~25-30% dari 720G. Proses 7nm lebih efisien dari 8nm. GPU Adreno 620 lebih kencang ~20-25% dari Adreno 618.
Untuk gaming, varian 5G bisa maintain frame rate lebih tinggi di setting sama. Multitasking lebih lancar. Rendering dan export video lebih cepat.
Untuk pemakaian normal (browsing, media sosial, streaming), perbedaan tidak terlalu terasa. Kedua chipset cukup untuk task harian.
Perbedaan Konektivitas
4G LTE:
Kecepatan download maksimal ~300-500 Mbps (Cat 12-16). Latency 30-50ms. Cukup untuk streaming 4K, video call HD, gaming online.
5G:
Kecepatan download teoritis hingga 2-3 Gbps (tergantung tipe 5G dan operator). Latency bisa turun ke 10-20ms. Jauh lebih cepat untuk download file besar, streaming kualitas sangat tinggi, cloud gaming.
Realita 2026:
Jaringan 5G di Indonesia sudah cukup luas di kota besar (Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dll) tapi masih terbatas di kota kecil atau rural area. Kecepatan real-world 5G bisa 500 Mbps – 1 Gbps, sangat signifikan lebih cepat dari 4G.
Kalau tinggal di kota besar dan operator punya 5G coverage bagus, varian 5G lebih future-proof. Kalau di area dengan 5G terbatas, varian 4G masih sangat adequate.
Perbedaan Harga
Harga Rilis (2021):
-
4G: Rp 4.999.000
-
5G: Rp 6.499.000
-
Selisih: Rp 1.500.000
Harga Second (2026):
-
4G: Rp 1.700.000 – Rp 2.000.000 (kondisi normal)
-
5G: Rp 2.200.000 – Rp 2.700.000 (kondisi normal)
-
Selisih: Rp 500.000 – Rp 700.000
Selisih harga second lebih kecil karena kedua ponsel sama-sama depreciate. Tapi varian 5G retain value sedikit lebih baik.
Mana Yang Lebih Worth It
Pilih 4G Kalau:
-
Budget terbatas maksimal Rp 2 juta (second) atau Rp 3.5 juta (baru sisa stock)
-
Tinggal di area tanpa coverage 5G memadai
-
Pemakaian normal tanpa butuh speed internet ultra cepat
-
Tidak prioritas gaming berat atau task intensif
-
Cari value for money maksimal
Pilih 5G Kalau:
-
Budget ada untuk tambahan Rp 500-700 ribu (second)
-
Tinggal di kota besar dengan 5G sudah tersedia
-
Mau future-proof untuk 3-4 tahun ke depan
-
Sering download/upload file besar
-
Gaming enthusiast atau content creator yang butuh performa lebih tinggi
-
Paket data operator ada 5G unlimited/kuota besar
Rekomendasi:
Di 2026, kalau budget mencukupi, varian 5G lebih recommended karena 5G sudah mainstream dan performa chipset lebih baik. Tapi kalau budget sangat pas, varian 4G masih sangat capable dan value-nya bagus.
Layar AMOLED 90Hz
Detail tentang layar berkualitas ponsel ini.
Ukuran dan Resolusi
Layar 6.4 inci adalah ukuran sweet spot untuk ponsel modern. Cukup luas untuk konsumsi media, gaming, dan produktivitas tapi tidak terlalu besar sampai sulit digenggam satu tangan.
Resolusi Full HD+ 1080 x 2400 piksel memberikan kerapatan 411 ppi. Ketajaman ini sangat baik untuk mata, text terlihat crisp, gambar detail tanpa pixelation. Bahkan kalau dilihat dari dekat, piksel individual tidak terlihat.
Rasio aspek 20:9 lebih tinggi dari 16:9 tradisional. Bentuk lebih ramping dan tinggi, nyaman digenggam. Untuk konten 16:9 (YouTube, Netflix), akan ada sedikit letterbox hitam di atas bawah tapi tidak mengganggu.
Teknologi Panel
Keunggulan AMOLED:
Kontras Tak Terbatas:
Setiap piksel bisa mati total untuk hitam sempurna. Kontras ratio teoritis infinite karena 1 (putih) dibagi 0 (hitam) = tak terbatas. Real-world kontras >1.000.000:1 dibanding LCD yang maksimal ~5.000:1.
Saat nonton film gelap atau konten dark mode, hitam benar-benar hitam tanpa backlight bleed. Pengalaman menonton jauh lebih immersive.
Warna Vibrant:
AMOLED punya color gamut lebih lebar dari LCD. Bisa produksi warna lebih saturated dan vivid. DCI-P3 coverage ~95%, sRGB >100%. Warna pop keluar dari layar.
Untuk yang suka foto dan video colorful, AMOLED sangat satisfying. Tapi untuk professional color work, saturation berlebih bisa misleading. Perlu calibration atau mode natural.
Respons Cepat:
Response time AMOLED ~0.01ms dibanding LCD yang 5-10ms. Tidak ada ghosting atau motion blur saat konten bergerak cepat. Gaming dan video action sangat smooth.
Viewing Angle:
178 derajat tanpa color shift atau brightness drop. Lihat dari samping masih jelas. Cocok untuk nonton bareng.
Hemat Daya untuk Dark Mode:
Piksel mati tidak konsumsi daya. Dengan dark mode, konsumsi bisa turun 30-40% dibanding light mode. Baterai lebih awet signifikan.
Kekurangan AMOLED:
Burn-in Risk:
Elemen statis (navigation bar, status bar, keyboard) yang ditampilkan terlalu lama bisa burn-in atau meninggalkan ghost image. Reno 5 4G dengan ColorOS punya mitigasi seperti pixel shift dan auto-dim untuk reduce risk tapi tetap ada kemungkinan setelah 2-3 tahun pemakaian heavy.
PWM Dimming:
AMOLED pakai PWM (Pulse Width Modulation) untuk atur brightness. Di brightness rendah, flickering PWM bisa bikin mata pegal atau sakit kepala untuk yang sensitive. Reno 5 4G pakai high frequency PWM (~240Hz) untuk minimize issue tapi tetap ada yang bisa terpengaruh.
Biaya Ganti Mahal:
LCD Oppo Reno 5 4G original sekitar Rp 580.000-620.000 untuk panel AMOLED plus digitizer. Jauh lebih mahal dari LCD biasa yang Rp 200-300 ribu.
Kecerahan dan Warna
Brightness:
-
Typical: 430 nits
-
Peak: 600 nits (auto brightness di bawah sinar matahari)
-
Minimum: ~2 nits (nyaman untuk baca di kamar gelap)
430 nits typical cukup untuk indoor dan outdoor teduh. Di sinar matahari langsung, peak 600 nits masih visible tapi harus posisi agak teduh. Tidak sebaik flagship yang 800-1000 nits peak.
Minimum 2 nits sangat rendah, nyaman untuk baca di kamar gelap total tanpa silau mata. Tidak perlu aplikasi dimmer tambahan.
Color Mode:
-
Vivid: Warna saturated dan vibrant, saturasi boost untuk look eye-catching
-
Natural: Warna lebih akurat mendekati sRGB, untuk yang suka tone natural
-
Gentle: Warna hangat dengan color temperature lebih warm, nyaman untuk baca lama
Bisa adjust manual color temperature dari cool (kebiruan) ke warm (kekuningan). Ada mode malam (night shield) yang filter blue light untuk protect mata sebelum tidur.
Proteksi Layar
Corning Gorilla Glass 3:
Generasi 2013 yang cukup old. Masih tahan gores dari kunci, koin, atau benda harian tapi tidak sebaik generasi baru (GG5, GG Victus).
Tahan jatuh dari ketinggian ~1 meter ke permukaan keras tapi tidak dijamin. Gorilla Glass 3 bisa pecah kalau jatuh dengan sudut atau kekuatan tertentu.
Rekomendasi Proteksi:
Sangat disarankan pakai tempered glass 9H. Harga cuma Rp 20.000-50.000 tapi bisa save layar dari gores dan pecah. Kalau tempered glass pecah, tinggal ganti tempered glass baru Rp 20 ribu, tidak perlu ganti LCD Rp 600 ribu.
Pakai case juga wajib untuk proteksi body dan bumper di sekitar layar. Case dengan raised lip (bibir lebih tinggi dari layar) protect layar kalau ponsel diletakkan face-down atau jatuh telungkup.
Baterai dan Pengisian Cepat
Daya tahan dan kecepatan isi ulang.
Kapasitas 4310 mAh
Kapasitas 4310 mAh adalah angka cukup standar untuk ponsel 2021 kelas menengah. Tidak sebesar 5000 mAh yang mulai populer tapi cukup untuk seharian penuh.
Estimasi Daya Tahan:
Pemakaian Ringan:
-
Browsing, media sosial, messaging: 10-12 jam SOT (screen-on-time)
-
Standby bisa 3-4 hari tanpa charge
-
Cocok untuk yang jarang pakai ponsel intensif
Pemakaian Sedang:
-
Browsing, streaming video 2-3 jam, foto, musik: 7-9 jam SOT
-
Habis dalam 1 hari penuh dari pagi sampai malam
-
Pemakaian typical mayoritas orang
Pemakaian Berat:
-
Gaming 2-3 jam, streaming 4-5 jam, multitasking: 5-7 jam SOT
-
Bisa habis sebelum sore kalau pagi sudah dipakai berat
-
Perlu top-up charge siang atau bawa powerbank
Faktor yang Mempengaruhi:
-
Brightness layar (higher = boros)
-
Refresh rate 90Hz vs 60Hz (90Hz sedikit lebih boros ~10%)
-
Koneksi data (4G lebih boros dari WiFi)
-
GPS dan location service (sangat boros kalau aktif terus)
-
Background app (banyak app background refresh boros)
Teknologi Pengisian 50W
VOOC Flash Charge 4.0:
Teknologi proprietary Oppo dengan voltage rendah current tinggi. Berbeda dari fast charging biasa yang high voltage, VOOC pakai low voltage high ampere yang bikin ponsel tidak terlalu panas saat charging.
Kecepatan Pengisian:
-
0-50%: ~20 menit
-
0-80%: ~35 menit
-
0-100%: ~48 menit
Ini sangat cepat. Charge 5 menit bisa dapat 15-20% yang cukup untuk 2-3 jam pemakaian ringan. Sangat praktis untuk yang lupa charge malam atau butuh top-up cepat.
Teknologi Low Heat:
Saat charge 50W, temperature ponsel hanya hangat (~35-38°C) tidak sampai panas (~40-45°C) seperti fast charging biasa. Low heat ini penting untuk kesehatan baterai jangka panjang.
Baterai yang sering di-charge dalam temperature tinggi akan degradasi lebih cepat. VOOC mitigasi ini dengan thermal management baik.
Charger Proprietary:
Charger VOOC 50W adalah proprietary. Kalau pakai charger biasa atau quick charge universal, kecepatan cuma ~18W tidak bisa 50W.
Untuk full speed 50W, wajib pakai charger VOOC original atau compatible. Harga charger replacement original ~Rp 200.000-300.000. Charger third-party VOOC compatible ~Rp 100.000-150.000.
Safety Protection:
Ada multiple protection: over-current, over-voltage, over-temperature, short-circuit. Charger dan ponsel saling komunikasi untuk adjust current optimal. Kalau detect suhu terlalu tinggi, kecepatan turun otomatis untuk protect baterai.
Daya Tahan Baterai
Battery Health Over Time:
Tahun 1 (0-12 bulan):
Battery health masih 95-100%. Daya tahan seperti baru. Charging speed masih maksimal.
Tahun 2 (12-24 bulan):
Health turun ke 85-95%. Daya tahan berkurang ~10-15%. Masih acceptable, bisa full day dengan usage normal.
Tahun 3-4 (24-48 bulan):
Health turun ke 70-85%. Daya tahan drop ~20-30% dari baru. Pemakaian heavy mungkin perlu charge siang. Untuk ponsel second usia segini, consider ganti baterai.
Tahun 5+ (>48 bulan):
Health bisa <70%. Daya tahan tinggal 50-60% dari baru. Sangat disarankan ganti baterai baru. Biaya ganti baterai original ~Rp 200.000-300.000 di service center resmi.
Tanda Baterai Perlu Diganti:
-
Charge cepat habis (SOT <4 jam padahal usage ringan)
-
Ponsel mati tiba-tiba meski masih ada persentase (50%, 30%, dll)
-
Baterai kembung (body belakang jadi cembung, touchscreen tidak responsive)
-
Temperature sangat panas saat charge atau pemakaian normal
-
Charge sangat lambat meski pakai charger original
Tips Mengoptimalkan Baterai
1. Brightness Sedang:
Jangan maksimal terus. 50-70% cukup untuk indoor. Auto brightness bantu adjust optimal.
2. Pakai 60Hz Kalau Tidak Perlu 90Hz:
Refresh rate bisa di-switch manual ke 60Hz untuk save battery ~10%. Pakai 90Hz kalau gaming atau scrolling intensif, switch ke 60Hz untuk usage normal.
3. Dark Mode:
AMOLED hemat daya signifikan dengan dark mode. Bisa save 30-40% dibanding light mode. Aktifkan dark mode di system dan aplikasi support.
4. Tutup App Background:
App yang terus refresh di background makan baterai. Restrict background activity untuk app yang tidak perlu notifikasi real-time.
5. Matikan GPS Kalau Tidak Perlu:
GPS sangat boros. Pakai mode “While using app” bukan “Always” untuk location permission.
6. WiFi Lebih Hemat dari 4G:
Kalau ada WiFi, pakai WiFi. 4G lebih boros terutama kalau signal lemah.
7. Hindari 0-100% Cycle:
Untuk kesehatan baterai, jangan biarkan habis total 0% atau charge sampai 100% terus-menerus. Ideal 20-80% range untuk minimize stress baterai.
8. Aktifkan Battery Saver:
Di <20%, aktifkan battery saver mode. Performance turun sedikit tapi baterai tahan lebih lama. Bisa setting auto-enable di persentase tertentu.
Harga LCD Oppo Reno 5 4G
Biaya penggantian layar.
Harga LCD Original
LCD Oppo Reno 5 4G original (panel AMOLED + digitizer) harganya:
Service Center Resmi Oppo:
-
Harga LCD: Rp 1.100.000 – Rp 1.300.000 (part only)
-
Biaya pasang: Rp 50.000 – Rp 100.000
-
Total: Rp 1.150.000 – Rp 1.400.000
Harga di service center resmi lebih mahal tapi dapat part original dengan garansi replacement (biasanya 1-3 bulan). Teknisi terlatih dan prosedur standar.
Toko Sparepart (Original):
-
Harga LCD: Rp 580.000 – Rp 620.000
-
Biaya pasang: Rp 50.000 – Rp 100.000 (kalau minta pasang)
-
Total: Rp 630.000 – Rp 720.000
Harga lebih murah tapi harus ensure benar-benar original. Banyak yang klaim original padahal aftermarket atau reconditioned. Cek review toko dan minta garansi.
Harga LCD Aftermarket
LCD Aftermarket/OEM (bukan original Oppo):
-
Grade A+ (kualitas mendekati original): Rp 450.000 – Rp 500.000
-
Grade A (kualitas bagus): Rp 350.000 – Rp 420.000
-
Grade B (kualitas standar): Rp 250.000 – Rp 320.000
Perbedaan Original vs Aftermarket:
Original:
-
Kualitas warna dan brightness sama persis dengan bawaan pabrik
-
Touch sensitivity optimal
-
Viewing angle perfect
-
Durability bagus, tidak cepat yellow atau ghost touch
-
Garansi service center (kalau ganti di resmi)
Aftermarket Grade A+:
-
Kualitas visual hampir sama (95% similarity)
-
Touch sensitivity sedikit kurang responsive
-
Warna kadang agak berbeda tone (lebih warm atau cool)
-
Durability decent tapi bisa ada issue setelah 1-2 tahun
Aftermarket Grade A/B:
-
Kualitas visual turun (brightness kurang, warna pucat)
-
Touch sensitivity kadang lag atau dead zone
-
Viewing angle kurang
-
Cepat rusak atau ghost touch dalam 6-12 bulan
Rekomendasi:
Kalau budget ada, pakai original. Kalau budget terbatas, minimal grade A+ aftermarket dari toko terpercaya dengan garansi. Hindari grade B atau unbranded karena kualitas sangat rendah dan cepat rusak.
Biaya Penggantian
Total Cost Ganti LCD (termasuk jasa):
Service Center Resmi:
-
Total: Rp 1.150.000 – Rp 1.400.000
-
Garansi: 1-3 bulan
-
Waktu: 1-3 hari kerja (tergantung stock)
Toko Reparasi (Original):
-
Total: Rp 630.000 – Rp 720.000
-
Garansi: 1 bulan (tergantung toko)
-
Waktu: 1-2 jam (kalau stock ready)
Toko Reparasi (Aftermarket A+):
-
Total: Rp 500.000 – Rp 600.000
-
Garansi: 2 minggu – 1 bulan
-
Waktu: 1-2 jam
Toko Reparasi (Aftermarket A/B):
-
Total: Rp 300.000 – Rp 420.000
-
Garansi: 1 minggu atau tidak ada
-
Waktu: 1 jam
Tips:
Kalau crack LCD tidak parah (masih bisa dipakai), tunda replacement sampai ada budget cukup untuk original atau aftermarket A+. Pakai tempered glass di atas crack LCD untuk mencegah tambah parah.
Tempat Service Terpercaya
Service Center Resmi Oppo:
Cari di website resmi Oppo untuk lokasi service center terdekat. Ada di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, Semarang, dll.
Keuntungan service center resmi: part pasti original, teknisi terlatih, prosedur standar, garansi jelas, data aman.
Toko Reparasi Rekanan:
Banyak toko reparasi yang jadi rekanan atau authorized repair shop Oppo. Harga sedikit lebih murah dari service center tapi masih pakai part original dan teknisi certified.
Toko Sparepart Terpercaya:
Untuk aftermarket, cari toko dengan rating tinggi dan review bagus di marketplace (Tokopedia, Shopee). Seller dengan badge official store atau power merchant lebih reliable.
Minta video unboxing part sebelum pasang untuk dokumentasi kalau ada masalah. Pastikan dapat garansi tertulis minimal 1 bulan.
Hindari:
-
Toko dengan harga terlalu murah (kemungkinan part palsu atau salvage)
-
Teknisi kaki lima tanpa toko tetap (susah claim kalau ada masalah)
-
Seller online tanpa review atau rating rendah
Kelebihan dan Kekurangan
Analisis objektif ponsel ini.
Kelebihan Oppo Reno 5 4G
1. Pengisian Cepat 50W:
Salah satu yang tercepat di kelasnya saat rilis. Full charge cuma 48 menit, charge 5 menit bisa dapat daya untuk beberapa jam. Sangat praktis untuk yang sibuk.
2. Layar AMOLED 90Hz:
Kualitas layar sangat bagus dengan warna vibrant, hitam pekat, refresh rate smooth. Cocok untuk multimedia dan gaming. Layar AMOLED biasanya ada di ponsel lebih mahal.
3. Kamera Selfie 44MP:
Resolusi luar biasa tinggi untuk kamera depan. Hasil selfie detail untuk group photo atau content creation. Jarang kompetitor punya resolusi setinggi ini.
4. Desain Tipis dan Ringan:
Body 7.7mm dan bobot 171 gram sangat nyaman digenggam dan dibawa. Tidak terasa berat di tangan atau saku. Desain premium dengan gradasi warna menarik.
5. RAM 8GB Besar:
Multitasking lancar dengan banyak aplikasi terbuka. Tidak mudah lag atau reload. Cukup untuk power user yang suka buka puluhan aplikasi.
6. Kamera 64MP dengan Sensor Bagus:
Sony IMX686 adalah sensor flagship. Kualitas foto siang dan malam bagus. Fitur AI lengkap untuk berbagai skenario.
7. NFC Support:
Bisa untuk pembayaran digital tap-and-go. Sangat convenient untuk era cashless.
8. Jack 3.5mm Masih Ada:
Tidak perlu dongle untuk earphone kabel. Bisa pakai audio equipment lama yang masih bagus.
9. Slot MicroSD Dedicated:
Bisa dual SIM plus microSD bersamaan tanpa sacriface salah satu.
10. Performa Cukup untuk Gaming:
Snapdragon 720G dengan Adreno 618 bisa handle game populer dengan smooth. Refresh rate 90Hz bantu gaming lebih responsive.
Kekurangan Yang Perlu Diketahui
1. Chipset Agak Ketinggalan (2026):
Snapdragon 720G adalah chipset 2020. Di 2026 sudah outdated dibanding chipset terbaru yang lebih efisien dan powerful.
2. Baterai Tidak Terlalu Besar:
4310 mAh cukup tapi tidak exceptional. Ponsel modern banyak yang 5000-6000 mAh dengan daya tahan lebih lama.
3. Kamera Makro dan Ultra Wide Biasa:
Kamera selain utama kualitasnya standar. Makro 2MP resolusi terlalu rendah. Ultra wide 8MP tidak se-detail kamera utama.
4. Tidak Ada Stereo Speaker:
Hanya mono speaker yang kualitas audionya rata-rata. Kurang immersive untuk gaming atau nonton film.
5. Gorilla Glass 3 Sudah Lama:
Proteksi layar tidak sebaik Gorilla Glass versi baru. Lebih mudah pecah kalau jatuh.
6. Tidak Ada Slot MicroSD Hybrid:
Storage 128GB bisa cepat penuh untuk yang koleksi banyak file. Harus pakai microSD untuk tambahan.
7. Update Software Terbatas:
Ponsel 2021 sudah tidak dapat update Android major lagi. Hanya security patch occasional. Tidak future-proof untuk software.
8. Harga LCD Mahal:
Kalau layar pecah, biaya ganti Rp 600 ribu-1.4 juta cukup mahal. Panel AMOLED lebih costly dari LCD biasa.
9. Tidak Ada IP Rating:
Tidak ada sertifikasi water atau dust resistant. Harus hati-hati dengan air atau debu.
10. Tidak Ada Infrared:
Tidak bisa jadi remote control untuk TV/AC. Fitur minor tapi handy untuk yang terbiasa.
Untuk Siapa Ponsel Ini Cocok
Cocok Untuk:
Mahasiswa dan Pelajar:
Budget terbatas Rp 2-2.5 juta untuk second. Performa cukup untuk kuliah online, assignment, media sosial. Desain stylish cocok untuk anak muda.
Content Creator Pemula:
Kamera 64MP + 44MP selfie bagus untuk konten Instagram, TikTok, YouTube. Fitur video seperti dual-view dan slow motion kreatif.
Pekerja Mobile:
Pengisian 50W sangat praktis untuk yang sering bepergian. Full charge cuma 48 menit, bisa top-up cepat di kafe atau office.
Gamer Kasual:
Performa cukup untuk game populer. Layar AMOLED 90Hz smooth untuk gaming. Tidak hardcore gaming tapi untuk casual play sangat oke.
Pecinta Multimedia:
Layar AMOLED 90Hz excellent untuk nonton film, streaming, scrolling media sosial. Warna vibrant dan refresh rate smooth.
Tidak Cocok Untuk:
Power User:
Chipset 720G kurang kencang untuk multitasking ekstrem atau aplikasi sangat berat. RAM 8GB cukup tapi chipset jadi bottleneck.
Hardcore Gamer:
GPU Adreno 618 tidak cukup untuk game AAA di setting tinggi. Butuh ponsel gaming dedicated dengan chipset flagship.
Fotografer Profesional:
Kamera bagus untuk media sosial tapi tidak untuk professional work yang butuh manual control lengkap dan RAW processing.
Yang Butuh Baterai Monster:
4310 mAh tidak cukup untuk usage heavy seharian. Butuh ponsel dengan baterai 5000+ mAh.
Yang Butuh Update Lama:
Ponsel 2021 tidak dapat update major lagi. Butuh ponsel baru dengan support update 3-4 tahun.
Pertanyaan Umum Oppo Reno 5 4G
Kapan Oppo Reno 5 4G dirilis?
Oppo Reno 5 4G diumumkan pada 31 Desember 2020 dan resmi dirilis untuk pasaran pada 9 Januari 2021. Peluncuran dilakukan hampir bersamaan dengan varian 5G untuk memberikan pilihan kepada konsumen sesuai kebutuhan konektivitas dan budget. Di Indonesia ponsel ini disambut antusias karena menawarkan fitur premium seperti layar AMOLED 90Hz, pengisian cepat 50W, dan kamera selfie 44MP di harga terjangkau Rp 4.999.000 untuk varian 8GB/128GB.
Berapa harga Oppo Reno 5 4G bekas sekarang?
Harga Oppo Reno 5 4G second per Januari 2026 berkisar Rp 1.700.000 hingga Rp 2.500.000 tergantung kondisi. Untuk kondisi normal dengan battery health 75-85% dan kelengkapan standar harganya Rp 1.700.000-2.000.000. Kondisi fullset mulus seperti baru dengan battery health di atas 85% dan kelengkapan lengkap bisa mencapai Rp 2.000.000-2.500.000. Kondisi bekas pakai dengan tanda pemakaian jelas dan battery health 65-75% turun ke Rp 1.450.000-1.700.000. Unit dengan kerusakan atau minus bisa dijual Rp 850.000-1.300.000 tergantung jenis kerusakan.
Berapa skor Antutu Oppo Reno 5 4G?
Oppo Reno 5 4G dengan prosesor Snapdragon 720G mencatat skor Antutu v8 sekitar 280.000-290.000 poin dan Antutu v9 sekitar 340.000-360.000 poin karena sistem scoring berbeda. Breakdown score Antutu v8 menunjukkan CPU ~92.000 poin, GPU ~77.000 poin, MEM ~71.000 poin, dan UX ~49.000 poin. Score ini menempatkan ponsel di tier menengah-atas, lebih tinggi dari Snapdragon 665 atau Helio G85 tapi di bawah Snapdragon 765G atau 778G. Performa cukup untuk gaming casual game populer dan multitasking dengan RAM 8GB.
Berapa harga ganti LCD Oppo Reno 5 4G?
Harga LCD Oppo Reno 5 4G original di service center resmi Rp 1.150.000-1.400.000 termasuk jasa pasang dengan garansi 1-3 bulan. Di toko sparepart dengan part original harganya lebih murah Rp 630.000-720.000 termasuk pasang. Untuk aftermarket grade A+ harganya Rp 500.000-600.000, grade A sekitar Rp 350.000-420.000, dan grade B Rp 300.000-420.000 sudah termasuk jasa. Rekomendasi pakai original atau minimal aftermarket A+ dari toko terpercaya dengan garansi untuk kualitas dan durability lebih baik.
Apa perbedaan Oppo Reno 5 4G dan 5G?
Perbedaan utama adalah prosesor dimana varian 4G menggunakan Snapdragon 720G sedangkan 5G pakai Snapdragon 765G yang 25-30% lebih cepat. Konektivitas jelas berbeda dengan varian 5G support jaringan 5G untuk internet ultra cepat sedangkan 4G terbatas di jaringan LTE. Harga saat rilis varian 4G Rp 4.999.000 sedangkan 5G Rp 6.499.000 dengan selisih Rp 1.500.000. Skor Antutu 4G sekitar 280.000-290.000 sedangkan 5G 340.000-360.000. Untuk second di 2026 selisih harga hanya Rp 500.000-700.000 dengan varian 5G retain value lebih baik.
Apakah Oppo Reno 5 4G masih bagus di 2026?
Oppo Reno 5 4G masih decent untuk penggunaan normal di 2026 tapi ada keterbatasan. Kelebihan yang masih relevan adalah layar AMOLED 90Hz berkualitas, pengisian cepat 50W praktis, kamera 64MP masih capable, dan desain premium. Namun chipset Snapdragon 720G sudah tertinggal 5 tahun dari rilis, tidak ada update Android major lagi, baterai 4310 mAh tidak exceptional, dan teknologi secara keseluruhan sudah outdated dibanding ponsel baru 2024-2025. Cocok untuk budget terbatas maksimal Rp 2 juta beli second atau temporary phone, tapi tidak recommended untuk long-term investment.
Apakah Oppo Reno 5 4G bisa gaming?
Ya, Oppo Reno 5 4G bisa untuk gaming terutama game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire dengan lancar di grafis tinggi 55-60 fps. Snapdragon 720G dengan GPU Adreno 618 cukup capable untuk gaming casual. Layar AMOLED 90Hz dan touch sampling 180Hz memberikan responsiveness bagus. Untuk game berat seperti Genshin Impact perlu turun ke grafis low-medium untuk dapat 40-55 fps playable. Bukan ponsel untuk hardcore gaming tapi sangat adequate untuk gamer casual yang main beberapa jam sehari.
Apakah baterai Oppo Reno 5 4G awet?
Baterai 4310 mAh cukup untuk 1 hari penuh dengan pemakaian normal. Untuk usage ringan bisa dapat 10-12 jam screen-on-time, usage sedang 7-9 jam SOT, dan usage berat 5-7 jam SOT. Pengisian cepat 50W VOOC sangat membantu dengan full charge hanya 48 menit dan charge 5 menit dapat 15-20% untuk 2-3 jam pemakaian. Untuk ponsel second berusia 4-5 tahun battery health kemungkinan turun ke 70-85% sehingga daya tahan berkurang 20-30% dari kondisi baru. Pertimbangkan ganti baterai baru seharga Rp 200.000-300.000 untuk performa optimal.
Apakah Oppo Reno 5 4G tahan air?
Tidak, Oppo Reno 5 4G tidak memiliki sertifikasi IP rating untuk water atau dust resistant. Ponsel tidak dirancang untuk tahan air atau debu sehingga harus berhati-hati dengan paparan cairan atau lingkungan berdebu. Tidak disarankan membawa ke pantai, kolam renang, atau area basah tanpa proteksi waterproof case. Kalau terkena air atau tumpahan harus segera dikeringkan dan bawa ke service center untuk pengecekan sebelum ada kerusakan internal. Hindari penggunaan saat hujan atau di kamar mandi.
Apakah worth it beli Oppo Reno 5 4G second di 2026?
Worth it kalau budget sangat terbatas maksimal Rp 2 juta dan tidak ada opsi ponsel baru dengan spek setara. Untuk harga Rp 1.700.000-2.000.000 kondisi normal masih dapat layar AMOLED 90Hz, kamera decent, pengisian cepat 50W, dan performa cukup untuk usage harian. Namun pertimbangkan ponsel baru 2024-2025 di harga Rp 2.5-3 juta yang menawarkan chipset lebih baru, baterai lebih besar, support update lebih lama, dan teknologi terkini. Kalau budget ada untuk ponsel baru, lebih recommended beli baru daripada second usia 5 tahun dengan resiko battery health drop dan komponen aging.
Oppo Reno 5 4G adalah ponsel kelas menengah yang memberikan value baik saat pertama rilis Januari 2021 dengan harga Rp 4.999.000. Kombinasi layar AMOLED 90Hz berkualitas, pengisian cepat 50W yang sangat praktis, kamera 64MP dengan sensor Sony IMX686, kamera selfie 44MP beresolusi tinggi, dan desain tipis ringan menjadikannya pilihan menarik di segmen tersebut. Prosesor Snapdragon 720G dengan RAM 8GB memberikan performa cukup untuk multitasking, gaming casual, dan productivity sehari-hari.
Di tahun 2026, ponsel ini masih bisa ditemukan di pasar second-hand dengan harga berkisar Rp 1.700.000 hingga Rp 2.500.000 tergantung kondisi dan kelengkapan. Untuk budget sangat terbatas maksimal Rp 2 juta, Reno 5 4G second masih menjadi opsi layak dengan fitur yang masih relevan seperti layar AMOLED smooth, fast charging praktis untuk mobile user, dan kamera capable untuk konten media sosial. Namun perlu dipertimbangkan bahwa teknologi sudah berusia 5 tahun dengan chipset yang tertinggal, tidak ada update software major lagi, dan potensi battery health drop serta aging komponen.
Layar AMOLED 90Hz adalah salah satu highlight utama dengan kualitas visual excellent. Warna vibrant, kontras tak terbatas, hitam sempurna, dan refresh rate smooth memberikan pengalaman multimedia sangat memuaskan untuk streaming video, scrolling media sosial, dan gaming. Resolusi Full HD+ dengan kerapatan 411 ppi menghasilkan ketajaman tinggi. Meskipun proteksi Gorilla Glass 3 sudah agak lama, dengan perlindungan tempered glass dan case yang proper, layar bisa terjaga dengan baik.
Pengisian cepat 50W VOOC Flash Charge 4.0 tetap menjadi keunggulan kompetitif bahkan di 2026. Kemampuan full charge dalam 48 menit dan top-up 5 menit untuk dapat 15-20% sangat praktis untuk gaya hidup mobile yang sibuk. Teknologi low heat juga menjaga kesehatan baterai lebih baik dibanding fast charging konvensional. Baterai 4310 mAh cukup untuk seharian penuh penggunaan normal meski tidak sebesar 5000+ mAh yang kini menjadi standar.
Kamera dengan sensor utama Sony IMX686 64MP menghasilkan foto berkualitas baik di cahaya cukup dengan detail tinggi dan warna akurat. Kamera selfie 44MP dengan resolusi luar biasa tinggi cocok untuk content creator yang fokus di media sosial dan vlog. Fitur AI lengkap seperti scene recognition, portrait mode advanced, dual-view video, dan ultra night mode memberikan fleksibilitas kreatif. Meski kamera ultra wide 8MP dan makro 2MP tidak seimpresif kamera utama, kehadiran mereka tetap menambah versatility.
Performa Snapdragon 720G dengan skor Antutu sekitar 280.000-290.000 menempatkan ponsel di tier menengah yang cukup untuk gaming casual game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire dengan lancar di grafis tinggi. RAM 8GB LPDDR4X mendukung multitasking smooth dengan puluhan aplikasi terbuka bersamaan. Storage UFS 2.1 128GB dengan slot microSD dedicated memberikan ruang penyimpanan fleksibel tanpa sacriface dual SIM. Namun di 2026, chipset ini sudah tertinggal dibanding Snapdragon 680, 695, atau 7 series terbaru yang lebih efisien dan powerful.
Perbandingan dengan varian 5G menunjukkan trade-off antara budget dan performa. Varian 5G dengan Snapdragon 765G lebih cepat 25-30% dan support jaringan 5G yang sudah cukup luas di kota besar Indonesia di 2026. Namun selisih harga second sekitar Rp 500.000-700.000 membuat varian 4G tetap menarik untuk yang budget sangat ketat atau tidak memerlukan konektivitas 5G. Untuk area dengan coverage 5G terbatas, varian 4G masih sangat adequate dengan kecepatan 4G LTE yang cukup untuk kebanyakan kebutuhan.
Pasar ponsel bekas memberikan akses lebih terjangkau dengan harga turun signifikan dari rilis. Namun pembeli harus cermat memeriksa kondisi fisik, fungsi lengkap, battery health, IMEI clean, dan kelengkapan. Tips membeli dari seller terpercaya dengan rating bagus, inspect langsung via COD, cek semua fungsi, dan minta garansi toko minimal 1 bulan sangat penting untuk menghindari unit bermasalah. Biaya perawatan seperti ganti baterai Rp 200-300 ribu atau LCD Rp 600 ribu-1.4 juta perlu dipertimbangkan dalam budget total.
Kelebihan yang masih relevan di 2026 adalah desain premium tipis ringan, layar AMOLED 90Hz berkualitas, pengisian cepat 50W praktis, kamera selfie 44MP tinggi resolusi, NFC support untuk pembayaran digital, jack 3.5mm untuk audio kabel, dan slot microSD dedicated. Kekurangan yang perlu diantisipasi adalah chipset sudah ketinggalan 5 tahun, baterai tidak sebesar ponsel modern, tidak ada update Android major lagi, tidak ada stereo speaker, proteksi layar Gorilla Glass 3 outdated, dan biaya ganti LCD yang mahal untuk panel AMOLED.
Target pengguna yang cocok adalah mahasiswa dan pelajar dengan budget terbatas, content creator pemula untuk konten media sosial, pekerja mobile yang butuh fast charging praktis, gamer casual untuk game populer, dan pecinta multimedia yang prioritas layar berkualitas. Tidak cocok untuk power user yang butuh performa tinggi, hardcore gamer, fotografer profesional, yang butuh baterai monster 5000+ mAh, atau yang prioritas update software jangka panjang.
Keputusan membeli Oppo Reno 5 4G di 2026 sangat tergantung budget dan kebutuhan. Kalau budget maksimal Rp 2 juta dan mencari ponsel second dengan fitur masih decent, Reno 5 4G adalah opsi layak dengan awareness terhadap limitasi teknologi usia 5 tahun. Namun kalau budget bisa stretch ke Rp 2.5-3 juta, sangat disarankan mempertimbangkan ponsel baru 2024-2025 yang menawarkan chipset terkini, baterai lebih besar, support update lebih lama, garansi resmi, dan teknologi modern dengan value jangka panjang lebih baik. Untuk temporary phone atau secondary device, Reno 5 4G second masih bisa menjadi pilihan praktis dengan harga sangat affordable.

Editor kepala di web SabineBlog.com yang bertugas mereview semua artikel sebelum publish di Web SabineBlog. Penulis Ahli di bidang Komputer, Teknologi, Smartphone dan Gadget Lainnya selama Puluhan Tahun.


