Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Rooting Pada Ponsel Android, Fungsi Serta Dampaknya Pada Ponsel

rooting ponsel android

Sabineblog.com - Pada umumnya para pengguna HP Android hanya bisa mengakses ke sistem dan fitur bawaan yang sudah tersedia dari vendor ponsel tersebut.

Hal ini menyebabkan pengguna smartphone Android tersebut tidak bisa menghapus aplikasi bawaan (bloatware) yang jumlahnya seringkali sangat banyak. padahal pengguna sering kali sangat jarang menggunakan aplikasi bloatware ini, bahkan malah sering membuat memory smartphone menjadi mubazir.

Walaupun bisa dinonaktifkan, tetapi para pengguna smartphone lebih banyak melakukan proses root pada smartphone Android agar benar-benar bisa memghapus bloatware tersebut. Lantas, apa sebenarnya rooting di ponsel Android itu?

Arti secara harfiah "root" berarti "akar". Sementara itu rooting pada ponsel Android adalah sebuah usaha untuk bisa mendapatkan akses penuh pada seluruh sistem dan fitur yang berada pada HP Android.

Karena pada umumnya produsen smartphone menonaktifkan beberapa fitur pada handphone buatannya ketika akan dipasarkan kepada publik, misalnya, pengguna tidak bisa menghapus aplikasi bawaan atau bloatware.

Untuk melakukan proses rooting dan mengekstrak file rooting ke ponsel Android ini biasanya membutuhkan aplikasi pihak ketiga.

Fungsi Root Pada Handphone Android

Ketika proses rooting berhasil dilakukan pada ponsel Android, maka ada beberapa kemampuan "ekstra" yang didapatkan oleh pengguna ponsel Android tersebut. Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan ketika Kamu melakukan Rooting pada handphone Android :
  • Bisa membuka fitur-fitur yang sebelumnya dikunci oleh sistem
  • Dapat menginstall aplikasi non Android atau aplikasi yang sebelumnya ditdak diijinkan
  • Aplikasi bawaan (bloatware) bisa dihapus dari ponsel
  • Mengganti Firmware
  • Dapat mengubah tampilan antarmuka (UI) pada ponsel, seperti warna menu, konfigurasi fisik, font custom dan animasi
  • Menginstall custom ROM dengan jalan flashing
  • Clock Speed pada CPU bisa dimodifikasi dengan cara overclock (mempercepat) dan underclock (memperlambat)
Dengan rooting ponsel Android, sehingga mendapatkan kemampuan "ekstra" pengguna bisa memodifikasi ponsel Android miliknya karena sudah mendapatkan hak akses penuh ke dalam sistem dan fitur ponsel Android tersebut.

Kerugian Rooting Handphone Android

Walaupun Kamu bisa mengakses penuh dan juga bisa memodifikasi ponsel Android sesuai keinginan, prosee rooting pada ponsel juga bisa membahayakan dan membawa kerugian.

Pertama, proses rooting pada ponsel Android sangatlah riskan untuk dilakukan, karena ketika prose rooting mengalami kegagalan akan menyebabkan ponsel Kamu mengalami hang atau tidak menyala ketika proses booting.

Kerugian kedua, proses booting kemungkinan akan menghilangkan garansi yang diberikan oleh vendor ketika awal pembelian perangkat.

Kerugian lainnya dari proses rooting ini adalah dari sisi keamanan, ponsel pengguna akan lebih mudah terserang virus atau aplikasi berbahaya (malware). Sebab, pengguna akan dengan mudahnya mengunduh aplikasi dari berbagai sumber, yang mana ada kemungkikan aplikasi tersebut adalah berupa malware.

Pengguna ponsel juga akan kesulitan untuk mendapatkan update firmware secara OTA, sehingga harus melakukan update secara manual.

Proses rooting juga malah bisa membuat beberapa aplikasi dan fitur jadi berhenti berfungsi. Contohnya adalah aplikasi perbankan yang akan sering berhenti bekerja dikarenakan aplikasi mendeteksi adanya resiko keamanan.