Semakin Berjaya, Xiaomi Siap Bangun Perusahaan Mobil Listrik

Sabineblog.com – Produsen smartphone asal Tiongkok, Xiaomi Corp akan membuka pabrik yang mampu memproduksi 300.000 mobil per tahunnya. Untuk produksi kendaraan listrik akan dilakukan di Beijing China. Kabar ini diungkap langsung oleh seorang pejabat pemerintahan di ibukota pada hari Sabtu (27/11).

mobil listrik xiaomi

Menurut kabar yang beredar, pembangunan pabrik khusus mobil listrik tersebut akan terbagi dalam dua fase. Tak hanya itu, Xiaomi Crop juga berencana mendirikan sebuah bangunan untuk kantor pusat, penelitian dan juga penjualan. Untuk lokasi pembangunan ini nantinya akan berada di Kawasan Zona Perkembangan dan Teknologi Beijing.

Seorang jurubicara dari raksasa teknologi Tiongkok membagikan berita ini yang berdasarkan pada komentar yang diucapkan oleh seorang pejabat senior. Zang Ziyuan, seorang direktur departemen pemasaran internasional Xiaomi ini juga membagikan kabar ini melalui akun Weibo resminya. Ini menandai tujuan resmi pertama perusahaan di divisi kendaraan listrik yang akan datang, yang mana adalah yang pertama kalinya diumumkan di awal tahun ini.

Persiapan Proyek Mobil Listrik Xiaomi

Lebih jauh, saham Xiaomi juga meroket ke angka 5,4%, yang membuatnya menjadi persentase kenaikan terbesar sejak 12 Mei 2021. Di bulan Maret lalu, Perusahaan yang didirikan di tahun 2010 itu juga menyatakan pihaknya siap menginvestasikan dana sebesar 10 miliar dolar atau sekitar 14 triliun rupiah untuk operasional proyek mobil listriknya selama 10 tahun.

Di bulan Agustus 2021, Xiaomi juga telah melengkapi registrasi bisnis untuk unit kendaraan listriknya dengan modal awal 10 miliar yuan atau kisaran 22 juta rupiah. Lei Jun ditunjuk sebagai representatif legal dan berperan sebagai CEO dari unit kendaraan listrik Xiaomi.

Perusahaan ini kini bahkan telah memiliki 10.000 karyawan yang bekerja di bidang penelitian dan pengembangan. Serta masih akan menambah 5000 orang lagi untuk mewujudkan ide mobil listrik menjadi kenyataan. Bahkan kabarnya, Xiaomi kabarnya juga akan merekrut 300 anggota staf untuk mengerjakan proyek mobil listrik tersebut.

Terkait kabar ini, pihak Xiaomi telah menggelar 2000 wawancara survei dan mengunjungi lebih dari 10 rekan industri sejak awal bulan Maret. Xiaomi juga mengakuisisi perusahaan rintisan (start-up) teknologi mengemudi otonom Deepmotion senilai lebih dari 77 juta dolar atau 1 triliun rupiah. Hal ini bertujuan untuk membantu Xiaomi meneliti dan mengembangkan mobil listrik.

Xiaomi sendiri bukan satu-satunya perusahaan telepon seluler yang ingin membuat mobil listrik. Sebelumnya, raksasa teknologi Amerika, Apple juga berencana menggarap ide pembuatan mobil listrik. Menggandeng Hyundai Motors untuk memproduksi mobil listrik. Telah digagas sejak Maret 2021, Apple berniat memulai produksi mobil listrik di tahun 2024. Ditambah dengan nama besar Apple di dunia teknologi tentu membuat mobil listrik keluaran Apple dinanti di pasaran.

Selain itu, Oppo juga berkeinginan untuk menciptakan mobil listrik. Oppo telah menggandeng mantan peneiliti dari Xiopeng Motors dan memulai pertemuan dengan produsen baterai CATL. Sedangkan Huawei dan Baidu dikabarkan telah bekerjasama untuk mengembangkan mobil listrik. Bahkan Huawei telah menginvestasikan dana mencapai 15 milyar rupiah untuk mengembangkan mobil listrik.